Teliti Kesetiakawanan Semut, Siswi SMAN 1 Medan Juara Lomba IFSA, Jalan-Jalan dan Beasiswa Kuliah ke Jerman

Dua siswi SMA Negeri 1 Medan
Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa berhasil jadi juara IFSA dan jalan-jan serta beasiswa kuliah di Jerman

sentralberita|Medan~Dua siswa  SMA Negeri  1 Medan, Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa menyimpulkan semut merupakan mahluk yang setiakawan. Setelah dalam penelitiannya, mendapati 60 persen semut memilih menolong teman nya yang terperangkap daripada mengambil makanan yang disediakan.

 Berkat meneliti semut yang diambil dari pekarangan sekolah ini,  Zahra dan Nadya meraih juara satu lomba Indonesian Fun Science Award atau ISFA, 9 maret lalu.  Keduanya pun mendapat hadiah jalan –jalan ke Jerman selama seminggu dan bonus beasiswa kuliah di Jerman

Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa  berburu semut kayu yang hidup di taman sekolah mereka di Jalan Cik Di Tiro Medan  sebagai objek utama penelitian yang berjudul, “Pengujian Kesetiaan Semut- Antara Teman dan Makanan” 

Siswa ini mengumpulkan semut,semut  dimasukan ke dalam tempat, tempat percobaan, gula dan nasi, setup.

Zahra  siswa kelas 12 dan Nadya siswa kelas 10 di sekolahnya melakukan penelitian saat libur sekolah pada 24 Februari lalu.

Keduanya mengamati tingkah laku semut. Setelah tiga puluh ekor semut dilepas dalam kandang yang dibuat dari kertas  di dalamnya terdapat perangkap yang telah diberi lem dan di sisi lain ditempatkan makanan  berupa gula pasir dan nasi.

Dalam tiga kali percobaan, kedua siswi peneliti muda ini menyimpulkan:  “semut adalah hewan yang setia kawan,karena mendapati enam puluh persen semut memilih menolang temannya yang terperangkap, bahkan semakin banyak semut yang terperangkap semakin banyak semut yang mencoba menolong temannya,  meskipun terdapat makanan di sekitar mereka”

Penelitian kesetiakawanan semut ini pun berhasil menjadi juara pertama pada lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang diadakan Swiss German University dengan tema Indonesia Fun Science Award atau IFSA , 9 maret lalu di Tangerang Selatan,  Banten.

 Pada acara final, dewan juri memberi nilai tinggi untuk poster hasil penelitian yang menarik dan penampilan presentasi di babak grand final yang mantap dan percaya diri mengalahkan ratusan peserta dan 20 finalis dari provinsi lain.

Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa mengatakan, “ kami menyimpulkan bahwa semut adalah hewan yang setia kawan oleh karena itu amanat yang bisa kita ambil adalah kalau semut aja bisa setia kenapa manusia tidak.

Hasil penelitian berikutnya jenis yang kami gunakan ini hanya semut tukang kayu tapi ke depannya lagi kita menambah jenis semut untuk melihat apakah semua semut sama setianya.

 Yang kedua menambah jenis makanan. Mungkin gula tidak suka, kalau makanan lainnya dia suka atau tidak, dan yang ketiga yang paling utama sebelumnya kami hanya cenderung melakukan satu kali percobaan tapi berbeda beda kondisi, kedepannya  kami dalam kondisi yang sama,  melakukan beberapa kali dan melihat  berapa jumlah semut yang memilih”. (SB/AR)

Comments