Puluhan Anak-Anak di Langkat Korban Seksual Gurunya

sentralberita|Langkat~Kejahatan seksual terhadap anak di Kabupaten Langkat kembali terjadi.Kali ini,seksual terhadap anak terjadi di salah satu lembaga pendidikan yang berada di Desa Serapuh ABC Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat.

Kejahatan seksual yang disinyalir menimpa puluhan anak laki laki diduga dilakukan oknum pendidik yang juga pengelola lembaga pendidikan yang berada di Kecamatan Padang Tualang tersebut.

Lebih kurang 23 anak menjadi korban sodomi seorang oknum PNS bernama Dedi Suwandi (40) di lembaga pendidikan yang menginapkan para peserta didiknya didalam lembaga pendidikan yang diselenggarakan yayasan yang dikelolanya.

Informasi yang dirangkum halKAhalKI.com dari berbagai sumber yang layak di percaya menyebutkan, pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019, sekira Pukul 21.00 Wib, salah seorang orang tua korban didatangi oleh Azwin Bakar dan melaporkan bahwa anaknya yang siswa di lembaga pendidikan tersebut yang berinisial SA bersama puluhan siswa yang lain telah di Cabuli oleh Dedi Suwandi Ketua Yayasan lembaga pendidikan tersebut secara berulang kali sejak bulan April 2018.

Mendapat informasi tersebut kemudian orang tua SA bersama Azwin Bakar menjumpai anak anak yang menjadi korban di Balai Desa Serapuh ABC dan menanyai kebenaran peristiwa yang mereka alami tersebut.

Setelah ditanyain satu persatu para siswa yang menjadi korban sodomi Dedi Suwandi dan dan para korban mengakui telah dicabuli di tempat yang berbeda dengan berbagai cara.

Mendengar pengakuan anak anak korban sodomi tersebut orang tua SA kemudian melaporkan peristiwa yang mengenaskan sekaligus mencoreng dunia pendidikan yang diduga dilakukan oleh Dedi Suwandi oknum PNS yang juga Ketua Yayasan penggelola lembaga pendidikan yang bernuansa agama tersebut ke Polres Langkat.

Kapolres Langkat AKBP Dody Hermawan kepada jurnalis, Rabu pagi (13/3/2019) membenarkan peristiwa dugaan kejahatan seksual terhadap anak siswa di pesantren Al Ikhwan Desa Serapuh ABC Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat Sumatera Utara dan pelakunya telah ditahan Polres Langkat.

“Korban sementara satu orang, kemungkinan bisa saja ada korban lainnya bila mereka melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada polisi,”ujarnya.

Doddy Hermawan juga menjelaskan, pihaknya telah mengelar kasus ini (Rabu pagi 13/3/2019) dan pelaku langsung ditahan, sementara penyidik juga sedang memeriksa beberapa orang saksi dan terhadap korban sedang dilakukan visum.
“Untuk itu polisi sedang melakukan pengembangan kasus ini agar secepatnya diproses ke pengadilan,” pungkasnya.(SB/01/hh).

Comments