Jokowi Ingatkan Jangan Terpecah Karena Beda Pilihan

sentralberita|Medan~ Jokowi menjelaskan bahwa di Indonesia ada 714 suku dan 1.100 lebih bahasa daerah. Dan yang menjadi modal utama bagi bangsa Indonesia adalah persatuan, persaudaraan serta kerukunan.

Di Sumut kata Jokowi, iihuni oleh masyarakat dengan aneka ragam suku dan budaya yang senantiasa hidup berdampingan, membuat Sumatera Utara menjadi miniatur keberagaman di Indonesia.

“Saya tahu sejarah di Sumut ini tidak ada yang namanya perpecahan, tidak ada perbedaan. Mari bersama-sama menjaga persaudaraan dan kerukunan. Budaya inilah yang mempersatukan kita, budaya kita menjadikan kita satu,” jelas capres 01 ini.

Jokowi mengingatkan bahwa memasuki musim politik, masyarakat jangan sampai terpecah hanya karena berbeda pilihan.

“Akan rugi jika kita terpecah. Apalagi musim pesta demokrasi ini jangan sampai korbankan persatuan, jangan korbankan persaudaraan kita,” imbaunya.

“Jangan sampai karena pilihan politik, kabar-kabar fitnah dan berita hoax, kita jadi tidak saling berteguran. Rugi besar negara ini apabila hal itu terjadi,” tegas Jokowi.

sentralberita|Medan~ Jokowi menjelaskan bahwa di Indonesia ada 714 suku dan 1.100 lebih bahasa daerah. Dan yang menjadi modal utama bagi bangsa Indonesia adalah persatuan, persaudaraan serta kerukunan.

Di Sumut kata Jokowi, iihuni oleh masyarakat dengan aneka ragam suku dan budaya yang senantiasa hidup berdampingan, membuat Sumatera Utara menjadi miniatur keberagaman di Indonesia.

“Saya tahu sejarah di Sumut ini tidak ada yang namanya perpecahan, tidak ada perbedaan. Mari bersama-sama menjaga persaudaraan dan kerukunan. Budaya inilah yang mempersatukan kita, budaya kita menjadikan kita satu,” jelas capres 01 ini.

Jokowi mengingatkan bahwa memasuki musim politik, masyarakat jangan sampai terpecah hanya karena berbeda pilihan.

“Akan rugi jika kita terpecah. Apalagi musim pesta demokrasi ini jangan sampai korbankan persatuan, jangan korbankan persaudaraan kita,” imbaunya.

“Jangan sampai karena pilihan politik, kabar-kabar fitnah dan berita hoax, kita jadi tidak saling berteguran. Rugi besar negara ini apabila hal itu terjadi,” tegas Jokowi. (SB/01)

Comments