24 KM Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Asahan Rampung di Tahun 2019

Sentralberita|Kisaran~Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR menganggarkan biaya proyek pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Asahan sepanjang 24,6 KM dengan nilai anggaran mencapai Rp 651Milyar.

Proyek yang dibiayai dari APBN Murni tersebut di mulai sejak Tahun 2015 yang lalu dan akan selesai di akhir Tahun 2019 mendatang.

Demikian dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Asahan Tengku Huzaifah saat ditemui di lokasi Galeri OVOP Jum’at (22/3/2019).

Menurut Tengku,kegiatan proyek pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Asahan tersebut dibagi menjadi 3 kegiatan yang antara lain,pembangunan tanggul sebelah kiri Sungai Suka Raja sepanjang 8 KM serta pembangunan 3 pintu air yang disebut Pintu Pengatur Sukaraja (PPS) yang dikerjakan rekanan kontraktor PT.Basuki Rahmanta Putra (BRP) dengan baik kontrak Rp 205 Milyar dan kegiatan tersebut termasuk diwilayah Asahan.

Lalu proyek pembangunan Tanggul kiri Sungai Asahan sepanjang 10,8 KM serta pembangunan 1 buah pintu air yang disebut Bangunan Pengendali Asahan (BPA) yang dikerjakan oleh rekanan Kontraktor PT.Penbangunan Perumahan (PP) dengan pagu anggaran Rp.248 M.

Serta pembangunan Tanggul kiri Sungai Asahan sepanjang 6 KM yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor PT.Hutama Karya (HK) dengan pagu anggaran Rp.198 M.

“Dengan selesainya proyek tersebut,masyarakat yang berada di pinggiran sungai Asahan khususnya yang di daerah Sei Dua Hulu akan terbebas dari luapan banjir serta akses jalan tanggul dapat dipergunakan sebagai jalan” Jelas Tengku.

Selanjutkan kami berharap kelanjutan pembangunan tanggul yang menuju ke Hulu Sungai Asahan,yaitu disebelah kiri sungai Asahan yang berada di Kecamatan Simpang Empat dan Teluk Dalam serta disebelah kanan yang berada di Kecamatan Sei Kepayang,papar Tengku.(SB/ZA)

Comments