Rijal Efendi Penyuap Bupati Pakpak Bharat Disidangkan Pekan Depan

sentralberita|Medan ~Berkas perkara tersangka Rijal Efendi Padang, dilimpahkan ke Pengadilan Tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Rijal merupakan salah satu tersangka yang ditetapkan KPK dalam kasus suap Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu.

“Berkas perkaranya sudah kita terima dari KPK, seminggu lalu. Kalau tidak salah tanggal 11 kemarin,” ucap Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/2).

Dikatakan Jamaluddin, pasca pelimpahan berkas perkara diterima, PN Medan juga sudah menetapkan hakim yang akan menyidangkan tersangka yang juga Direktur PT. Tombang Mitra Utama itu.

“Sudah kita tetapkan. Hakim ketuanya Irwan Effendi, anggota majelis Mian Munthe dan Deni Iskandar,” kata Jamaluddin.

Ditambahkan Jamaluddin, hingga saat ini pihaknya baru menerima berkas perkara tersangka Rijal Efendi Padang. Sedangkan, untuk berkas tersangka Remigo Yolanda Berutu, belum diketahui kapan akan dilimpahkan oleh penyidik KPK. 

Dalam minggu ini, kata Jamaluddin, tersangka  Rijal Efendi Padang akan segera disidang. “Berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan, tersangka Rijal akan disidangkan hari Senin 25 Februari,” tutup Jamaluddin.

Penyidik KPK sebelumnya sudah memindahkan  tersangka Rijal Efendi Padang ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan pada Januari lalu. KPK menetapkan Rijal sebagai tersangka, terkait suap pelaksanaan sejumlah proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Pakpak Bharat. 

Rijal, diduga memberikan Rp200 juta kepada Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu dan anak buahnya. Rijal merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek peningkatan Jl.Simpang Kerajaan-Binanga Sitelu, Pakpak Bharat,  dengan nilai kontrak sebesar Rp4,5 miliar. 

Atas tindakan tersebut, KPK menjerat tersangka Rijal,  Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Dinas PUPR Pemkab Pakpak Bharat, setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada November 2018. Selain Remigo, KPK juga menetapkan Plt. Kadis PUPR Kab. Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali, dan pihak swasta Hendriko Sembiring sebagai tersangka. ( SB/FS)

Comments