Ailah Anak Yang Mandiri dan Berprestasi

sentralberita|Medan~Ailah adalah seorang anak dari keluarga yang sederhana. Sejak duduk di kelas IX ia sudah bekerja untuk mencari uang pribadi untuknya dan keperluannya tanpa meminta kepada orang tua nya.

Untuk mendapatkan uang ia ngajar-mengajar anak sekolah dari tingkat SD dan SMP, ia mengajar karena untuk meringankan beban orangtua nya. Ia juga anak yang berprestasi. Ia anak yang mandiri, selalu berusaha sendiri untuk mencapai apa yang ia inginkan dengan cara tidak membebankan kedua orangtuanya.

Selain mengajar study umum, ia juga mengajarkan murid nya untuk mengaji. Dengan mengajar, ia dapat membiayai keperluan sekolahnya serta adik nya. Dan itu salah satu cara dirinya untuk membantu beban kedua orangtua nya. Segala keperluan nya ia mampu mencari demi membantu jedua orangtua nya.

Ailah lakukan itu setiap harinya selepas pulang sekolah. Ailah harus mendatangi rumah-rumah murid-murid nya. Meskipun ia lelah namun ia tetap semangat untuk menjalankan tugasnya itu, karena itu kemauan dan niat dalam dirinya. Selepas ngajar ia harus belajar lagi, karena belajar juga salah satu kewajiban baginya untuk menuntut ilmu. Meskipun ia mengajar, namun ia juga harus belajar. Ia megajar tidak memikirkan gaji atau upah yang ia dapatkan melainkan ia hanya berpikir dan berniat hanya untuk membagi ilmu.

Selama mengajar itu adalah kegiatan nya, Ailah selalu senang dalam menjalankan apa yang ia lakukan. Ia berpikir suatu tindakan jika dilakukan dengan ikhlas maka kegiatan tersebut akan bertahan dan berjalan dengan lancar, itulah yang ia lakukan. Ia memilih untuk mengajar dikarenakan itu keinginannya yang ingin dia capai.

Saat duduk dikelas XII Ailah berkeinginan untuk bisa kuliah di kampus yang ia inginkan. Ia ingin masuk kuliah di Perguruan Tinggi anaegeri (PTN) karena ia berpikir kuliah di Negeri dapat meringankan sedikit biaya. Ia juga berharap mendapat jalur undangan dari sekolah nya tersebut. Karena jika mendapat jalur tersebut, setidaknya mendaftarnya tidak mengeluarkan biaya, ia pun selalu menanyakan hal itu kepada gurunya. Dengan demikian, ia pun mendapatkan jalur tersebut. Ia sangat senang dan bangga, dan sepulang sekolah ia pun memberitahukan kepada kedua orangtua nya. Ia pun bertambah semagat dalam menjalankan tugasnya yaitu ngajar-mengajar nya.

Ailah sangat berkeinginan untuk kuliah di kampus yang ia inginkan. Ia ingin kuliah dikampus yang terfavorit. Ia ingin kuliah dengan biaya sendiri dan tidak ingin menyusahkan orangtua nya, malahan ia ingin memberi uang kepada orangtua nya. Dengan izin Allah, ia menjalankan tugasnya untuk mengikuti prosedur jalur undangan tersebut. Namun rezeky dirinya tidak berada di jalur undangan tersebut. ia tidak LULUS dalam test tersebut. tapi, ia tidak berkecil hati, ia tetap mencari informasi supaya bisa masuk ke Universitan Negeri. Akhirnya ia mencoba dengan jalur lain, namun jalur tersebut harus membayar uang pendaftaran dan ia pun melakukan nya sesuai dengan prosedur. Ia melakukan nya dengan sendiri, tidak ada yang nemani bahkan memberi tahu bagaimana menjalankan prosedur itu. Bahkan ia mencari uang tersebut dengan sendirian dan ia tetap bersikap mandiri dan tidak ingin menyusahkan orang dikarena kan dirinya.

Ailah memang anak yang kuat dalam menjalankan sesuatu. Ia tidak ingin menyusah orang lain hanya untuk mengurusi dirinya. Ia tetap berusaha dalam apa yanga ingin dia capai. Salah satunya yaitu keinginannya untuk berkuliah. Ia berusaha menjalankananya dengan sesuai prosedur, ia mengikuti test ujian, sehingga apa yang ia harapkan tercapai. Ia berkuliah dikampus yang ia inginkan yaitu di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia berkuliah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

Walaupun tidak seperti yang diharapkan Ayahnya, yaitu ingin anaknya kuliah di UNIMED, namun ayahnya tetap semangat dan mendukung anaknya, dengan mensyukuri rezeky yang telah dicapai oleh anaknya tersebut.

Ia pun menjalankan sekolah lanjutnya yaitu kuliah di UINSU. Namun disisi lain, keinginan Ailah untuk biaya kuliah sendiri belum tercapai. Dikarenakan keinginannya untuk kuliah sambil bekerja seperti yang dilakukannya pada masa SMK tidak diberi izin oleh keluarganya. Dan ia hanya disuruh untuk kuliah, kuliah, dan kuliah. Tidak usah mikir untuk bekerja. Karena yang diinginkan oleh keluarganya termasuk orang tuanya, Ailah harus bisa mencapai keinginannya dan mencapai apa yang ia inginkan.

Namun untuk memenuhi jam istirahat nya ia tetap menagajar anak les, untuk mendapatkan uang simpanan dan ada kerja sampingan untuknya. Ailah memang anak yang mandiri ia berusaha untuk mencari uang untuk keperluannya sendiri bahkan ia juga membantu kedua orang tuanya dari uang upah mengajar nya itu. (SB/syid)

Comments