Asprindo Dukung Amankan Produk Halal di Sumut, 8 Desember DPW Asprindo Sumut Dilantik

Katua Asprindo Sumut Rafriandi Nasution didampingi Sekretaris Azmi Matondang,Bendahara Didit Andiko,Wakil Ketua Bid.Humas Khairul Muslim, memberi keterangan pers.

sentralberita|Medan~Asosiasi Pengusaha Bumiputra Nusantara Indonesia (Asprindo) Sumut mendukung penerapan UU No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal di Sumut dimana akan diberlakukan Oktober 2019.

Jaminan produk halal ini sangat penting dan strategis mengingat produk impor masuk ke tanah air cukup luar biasa.Sementara pengawasan LPPPOM MUI masih terbatas baik sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

“Kami menganggap jaminan halal ini sangat strategis dan menantang kita untuk ikut ambil peran mengamankan UU No 33/2014 dan mendesak Presiden segera mengeluarkan Perpres”,kata Ketua DPW Asprindo Sumut Rafriandi Nasution didampingi Sekretaris M.Nazmi Matondang,Bendahara Wakil Ketua Humas Khairul Muslim kepada wartawan di Kantor DPW Asprindo Jl.Tenis Medan,Rabu (5/12).

Peran masyarakat termasuk Asprindo tentunya dibutuhkan ikut mendorong, mendukung,mengamankan produk makanan yang masuk Indonesia benar-benar aman dikonsumsi.”Jadi dari halal dan hygiennya terpenuhi “,sebut Rafriandi didamping Sekretaris M.Nazmi Matondang,Wkl.Ketua Humas Khairul Muslim.

Peran pemerintah daerah juga dibutuhan untuk jaminan halal ini dan Pemko Medan sudah membuktikannya dengan Perda Halal No.10/2010.Gubernur Sumut kita minta “mengetok” Pemkab/Kota se Sumut agar membuat Perda Halal.

Sebagai komitmen dan mempercepat jaminan produk halal, Asprindo akan mengadakan seminar dan workshop bertajuk “Sumut Bermartabat Menuju Wajib Halal Indonesia 2019” yang digelar di Garuda Plaza Hotel, Sabtu (8/12). Upaya ini sekaligus mendorong pemerintah mengeluarkan petunjuk teknik (juknis) UU No 33/2014 serta mendesak Pemprov Sumut,Pemkab,Kota memiliki Perda Halal.l sesuai kompetensi daerah sehingga menjadi daerah destinasi halal. Sejauh ini Pemko Medan satu-satunya daerah di Sumut yang sudah menerbitkan Perda Halal ujar Rafriandi.

Workshop dan Seminar sebagai rangkaian Pelantikan DPW Asprindo Sumut 2018-2023 tanggal 8 Desember di Garuda Plaza Hotel itu menghadirkan pembicara, Direktur LPPOM MUI Prof Basyaruddin MS,Presiden Inampa Jakarta,Parsoruan Herman Harianja, pengusaha Asprindo Muchlis Bachrani,Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM),pimpinan Bank Sumut Syariah, Pemko Medan.

Para pembicara akan membahas proses dan langkah-langkah harus dipenuhi setiap perusahaan yang membutuhkan sertifikat halal,bagaimana peluang ekonomi ,prilaku bisnis bumiputra, soal pembiayaan syariah dan pemanfaatan teknologi unggul bagi UMKM

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah nasabah pengguna jasa bank syariah saat ini masih 18,75% dibandingkan jumlah nasabah bank konvensional.
“Jadi kita ingin mendorong penerapan sertifikat halal dan menggunakan jasa bank syariah, mau bank syariah yang mana, terserah,” ucapnya.

Seminar,workshop diikuti 350 orang pelaku UMKM pemprovsu,pemkab,kota ,perbankan, BUMN.BUMD,18 DPC Asprindo di Sumut (SB/01)

 

Comments

Tinggalkan Balasan