“Asahan River Festival 2018”, Diikuti 17 Negara dengan 36 Kayaker Dunia

sentralberita|Tobasa~Kejuaraan Dunia Ekstrem Kayak merupakan rangkaian acara pada Asahan River Festival 2018. Suksesnya acara serupa pada tahun lalu, diapresiasi oleh pencinta olahraga ekstrem arus deras. Tak heran, pada event ini para pemain kayak (kayaker) dari 17 negara kembali lagi ke sungai Asahan yang terkenal dengan jeram terbaik ke 3 di dunia setelah Sungai Colorado di Amerika dan Sungai Zambesi di Afrika.

Mengambil lokasi di arus utama jalur esktrem Sungai Asahan, Desa Meranti Utara, Kabupaten Tobasa, kejuaraan kayak internasional ini diselenggarakan mulai tanggal 28 November hingga 9 Desember. Dimana 4 hari diantaranya adalah sebagai sesi latihan (training run) untuk mengenali jalur pengarungan.

Tahun ini, 36 kayaker dunia berasal dari Australia, Selandia Baru, Amerika, India, Kanada, Denmark, Inggris, Malaysia, Singapura, Italia, Spanyol, Jerman, Perancis, Norwegia, Thailand, Ceko dan juga Indonesia, telah terdaftar sebagai peserta.

Para kayaker akan mengikuti 4 kategori lomba yaitu :
✓ Down river endurance race (mulai dari dam Desa Tangga/rabbit hole, selesai di jembatan Parhitean/jeram Rizal Nurdin dengan total jarak 5 km)
✓ Sprint race (mulai dari jeram bigben rapid hingga Desa Hulahuli, berjarak 500 m)
✓ Slalom race (mulai dari setelah jeram nightmare rapid hingga Air Hitam berjarak 300 m)
✓ Boater X (mulai dari setelah nightmare rapid hingga Air Hitam, berjarak 300 m)

Asahan River Festival juga menyelenggarakan kegiatan sertifikasi dan pelatihan penyelamatan di sungai untuk masyarakat lokal. Selain itu dimeriahkan dengan parade budaya, pawai tarian daerah, serta kegiatan berpetualang mengenalkan alam Tobasa.

Ketua panitia Asahan River Festival, Lachie Charracer, yang juga kayaker asal Australia, berharap ia dapat membuat kegiatan rutin kompetisi kayak dan mengajak teman-temannya sesama penyuka olahraga ekstrem dari seluruh dunia ke Indonesia. “Saya melihat potensi alam yang indah dan sungai dengan jeram yang baik di Sungai Asahan. Saya rasa dunia layak tahu tentang ini”, tambahnya.

Event ini didukung oleh PT. Inalum, BPODT, Wonderful Indonesia, Garmin, Immersion Research, Action Asia, Kayak Session Magazine, Titan Kayak dan Rescue 3. (SB/01/rel).

Comments

Tinggalkan Balasan