Pria Beristri Enam Jadikan Keponakan Budak Seks Selama Bertahun-Tahun

sentralberita|Medan ~Biadab!! Kata-kata itu cocok disematkan kepada Tengku Bahtiar alias Ayah Afi (63) warga Jln Setia Budi, Medan Selayang. Pasalnya, di bawah ancaman senjata air soft gun miliknya, pria beristri enam ini tega menjadikan keponakannya sebut saja Bunga (15) sebagai tempat pelampiasan nafsunya selama bertahun-tahun.

Akibat perbuatannya, Ayah Afi harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Medan dan terancam pidana penjara selama 10 tahun.

Hal itu setelah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) S Silaban membacakan nota tuntutannya di hadapan Ketua Majelis Hakim, Sri Wahyuni Batubara.

“Meminta kepada Majelis Hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 10 tahun dan denda 100 juta subsidair 3 bulan kurungan. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 81 ayat 2 yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain,” tukas JPU S Silaban dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 5, PN Medan, Selasa (6/11) siang.

Seusai pembacaan tuntutan, Majelis Hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) terdakwa.

Sebelumnya, dalam dakwaannya, Jaksa menyebutkan, terungkapnya kasus ini bermula saat korban cerita kepada kakaknya bahwa telah dinodai pelaku yang merupakan pamannya (suami dari adik ayahnya).

Perbuatan keji itu sudah berlangsung lama yakni saat korban tinggal di rumah pelaku di kawasan Tanjung Sari Medan setelah tamat SD hingga terbongkar saat korban duduk di bangku kelas 2 SMP.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban bersama keluarganya melapor ke Polda Sumut hingga akhirnya pelaku ditangkap dan diadili.

Sebelumnya,ibu korban kepada wartawan meminta agar hakim yang menyidangkan dan mengadili perkara tersebut agar menghukum terdakwa seberat – beratnya.

“Saya minta hakim agar menjatuhkan hukuman seberat – beratnya kepada terdakwa.Kalau boleh pengen rasanya aku cekik dia hingga mati”,geram ibu korban didampingi suami dan korban sendiri. ( SB/FS )

Comments

Tinggalkan Balasan