Paripurna Laporan Reses Sepi, Drainase Masih Jadi Keluhan

sentralberita|Medan~Saat paripurna istimewa Laporan Reses II Tahun 2018 DPRD Kota Medan,Selasa (6/11) terlihat sepi, hanya dihadiri 10 anggota DPRD Medan beserta dua pimpinan. Padahal Anggota DPRD Kota Medan berjumlah  50 orang.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Medan,Henry Jhon Hutagalung dan Ihwan Ritonga serta Wakil Walikota Medan,Akhyar Nasution serta minim kehadiran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD).

Umumnya laporan reses yang dihimpun dari Dapil I sampai V persoalan drainase dan lampu jalan masih dikeluhkan masyarakat termasuk persoalan layanan BPJS Kesehatan.

Seperti yang disampaikan,Rajudin Sagala dari Daerah Pemilihan ( Dapil) III meliputi Medan Helvetia dan sekitarnya bahwa persoalan lampu jalan hingga kini masih banyak yang tidak hidup dikawasan tersebut.

” Dan kami berharap agar Pemko Medan dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat di Daerah Pemilihan III yang meliputi Medan Helvetia dan sekitarnya.Dalam hal ini perlu adanya peningkatan pemberdayaan Posyandu,PAUD dan Pos Kesehatan masyarakat untuk penanganan gizi buruk,” katanya.

Ia juga berharap agar Pemko Medan dapat memberikan prioritas utama untuk alokasi anggaran fasilitas publik.

Dari sisi persoalan infakstuktur,sambung Rajudin agar dilakukan pembenahan jalan dikawasan Jln.Amal Luhur Medan Helvetia yang hampir 10 tahun belum dilakukan pembenahan. ” Kami juga menyampaikan agar Pemko Medan agar dapat dibuka jalan baru dari Jalan Sampul sampai ke Jalan Kapt Muslim untuk menghindar kemacetan,” paparnya.

Dari sisi kesehatan ,kata Rajudin diharapkan agar Pemko Medan melalui instansi terkait dapat melakukan foging di Kel.Tanjung Gusta,Medan Helvetia.

Selain persoalan itu dikatakan,Rajudin agar pembagian Kartu Indonesia Pintar ( KIP) dan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) agar dilakukan pembagian merata bagi masyarakat yang tidak mampu.

Selain perwakilan dari Dapil III juga persoalan lainya disampaikan dari keluhan masyarakat dari Dapil I,II,IV dan V.(SB/Husni L).

Comments