Menjenguk PPL Korban Tabrakan, Ketua Bawaslu RI Abhan : Tugas Pengawas Banyak Resiko

Ketua Bawaslu RI Abhan didampingi anggota Bawaslu Sumut Hardi Munte dan Johan Alamsyah, Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap dan jajaran Bawaslu Medan membesuk PPL Abdul Azis di RS Bukit Barisan Medan, Minggu (18/11).

sentralberita|Medan~Ketua Bawaslu RI Abhan menjenguk menimpa Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Abdul Azis di Rumah Sakit Bukit Barisan, Medan, Minggu (18/11). Abdul Azis korban kecelakaan lalulintas (tabrak) saat mengawasi penertiban alat peraga kampanye (APK) di Jalan Adam Malik, JUmat (16/11) dini hari.

“Polisi harus serius mengusut tuntas kasus tabrakan ini karena korban ditabrak saat menjalankan tugas negara yakni menertibkan alat peraga kampaye yang menyalahi aturan,” kata Abhan saat membesuk korban di RS Bukit Barisan, Medan, Minggu (18/11).

Kasus tabrakan yang menimpa korban diharapkan menjadi perlajaran bagi personil Bawaslu seluruh Indonesia untuk lebih berhati hati dalam menjalankan tugas sebagai pengawas Pemilu, sekligus mengingat tugas pengawasan itu mengandung banyak resiko.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita. Ini tidak boleh dianggap kecelakaan bisa dan korban harus kita bantu,” tegas Abhan didampingi Anggota Bawaslu Sumut Hardi Munte dan Johan Alamasyah.

Ketua Bawaslu Kota Medan Payung Harahap mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Medan mengenai kecelakaan tersebut satu hari setelah kejadian. “Awal kejadian pelaku sudah mau berdamai. Namun belakangan datang membawa orang yang mengaku oknum polisi dan menuduh korban memeras,” katanya.

Kesempatan itu Payung mengatakan, kedatangan Ketua Bawaslu RI membesuk korban memberi dorongan kepada korban serta semua personil Bawaslu Indonesia agar tetap semangat menjalankan tugas pengawasan walau harus mendapat banyak tantangan.

Abdul Azis yang masih terbaring mengatakan, sebelum tabrakan, dia bersama sejumlah personil Panwaslu dan Muspika Medan Baru melakukan penertiban APK di sekitar Jl. Adam Malik, Medan. Ketika itu, korban mengendarai sepedamotor berboncengan dengan istrinya.

Tiba- tiba dari arah belakang, datang satu unit mobil Toyota Avanza dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan menambrak sepedamotor korban hingga terpental beberapa meter ke depan. Akibatnya, korban bersama istrinya mengalami luka dan patah tulang yang cukup serius.
“Aku berharap polisi serius menangani peristiwaku ini,” lirih Aziz. (SB/01)

Comments