Pemko Tebingtinggi Adakan Sosialisasi Netralitas ASN Dalam Pilpres Dan Pileg Serta Pungli

Sentralberita | Tebingtinggi~Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM dalam hal ini diwakili Plt. Sekdako Tebingtinggi H. Marapusuk Siregar, SH membuka resmi sosialisasi netralitas ASN dalam pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019 serta pemberantasan pungutan liar (pungli) di Kota Tebingtinggi, Jum’at (12/10) bertempat di Gedung Balai Kartini Kota Tebingtinggi.

Dalam sambutannya, Walikota Tebingtinggi Yang dibacakan Plt. Sekdako Tebing Tinggi mengatakan bahwa ASN seringkali menjadi obyek politik pada pesta demokrasi dalam segala pelaksanaan pemilihan umum, baik pada pesta demokrasi akbar rakyat Indonesia dalam pilpres dan pileg.

Karena jumlah yang signifikan dan fungsinya yang strategis dalam menggerakkan masyarakat selalu menjadi incaran tiap partai politik maupun aktor politik untuk menguasai dan memanfaatkan ASN dalam aktivitas politik.

Menurut UU Nomor. 5 Tahun 2014 pasal 2 huruf (F) tentang aparatur sipil negara disebutkan setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun serta juga di pertegas dengan surat menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi.

“Dan apabila ASN tetap tidak mengindahkan larangan tersebut, maka akan dikenakan sanksi moral, dan tindakan administratif berupa hukuman disiplin ringan hingga hukuman disiplin berat sesuai dengan peraturan perundang-undangan”. Jelasnya

Guna mencapai tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) serta tata kelola yang bersih dan memperlancar akses investasi, pelayanan publik yang prima merupakan kewajiban pemerintah yang telah diamanatkan oleh konstitusi.

Mengenai pungli dalam sambutannya Walikota mengaku pungli sudah terlalu lama terjadi disetiap lini pelayanan,bahkan hampir menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh oknum aparatur penyelenggara negara dan seolah-olah telah menjadi budaya dalam pelayanan masyarakat yang harus kita berantas secara tegas, terpadu, efektif dan mampu menimbulkan efek jera demi terwujudnya reformasi birokrasi,tegasnya.

Karena itu diharapkan melalui sosialisasi ini dapat menjadikan referensi dan pedoman bagi setiap ASN se Kota Tebingtinggi untuk bersikap netral didalam pesta demokrasi dan tidak terjerumus dalam aktivitas pungli.

Turut hadir dalam kegiatan ini kajari Tebingtinggi (narasumber), Wakapolres Tebingtinggi (narasumber), Pabung Kodim 0204/DS dan para ASN se Kota Tebingtinggi.(SB/jontob)

Comments

Tinggalkan Balasan