Hakim PN Medan Vonis Oknum Provost Polrestabes Medan Penadah Ranmor 8 Bulan Penjara

sentralberita|Medan~Okto Leandro Samosir (32) oknum Polisi bertugas di Provost di Polrestabes
terdakwa yang terlibat kasus pencurian dan penadah sepeda motor milik Ahmad Nurdin bersama kedua rekannya tampak tersenyum dan kesenagan usai divonis rendah oleh majelis hakim Sri Wahyuni Batu Bara

Sidang yang tak kurang dari 5 menit alias sidang kilat i diketuai  Majelis Hakim Sri Wahyunil Batu Bara, memvonis terdakwa Okto Leandro Samosir dengan hukuman selam 8 bulan penjara.

“Mengadili,menyatakan para terdakwa yang diadili dalam berkas terpisah ( spilit) masing – masing 1 tahun penjara dan 8 bulan penjara,”ujar hakim dalam amar putusannya.

Dalam pertimbangan hukumnya majelis.hakim menyebutkan ketiga  terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 363 dan 480 KUHPidana,tentang pencurian dan penadahan barang curian.

Dalam sidang yang digelar di  ruang Cakra IX Pengadilan Negri (PN) Medan Rabu (10/10) Sore itu, selain memvonis sang oknum Provost Polrestabes Medan, majelis hakim juga memvonis dua rekannya warga sipil yakni Samuel dengan hukuman 8 bulan penjara, sedangkan Rio Silitonga selaku otak pelaku divonis 1 tahun penjara.

“Perbuatan ketiga terdakwa terbukti bersalah Okto Leandro Samosir dan
Samuel masing-masing di hukuman selam 8 bulan penjara, sedangkan
Rio Silitonga selaku otak pelaku divonis 1 tahun penjara,”ucap Majelis hakim

Sementara itu, menanggapi vonis tersebut, baik ketiga terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riki Pasaribu
yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 10 bulan penjara  menyatakan menerima.

Pantauan awak media usai sidang terlihat ketiga terdakwa Okto Leandro Samosir,
Samuel dan Rio Silitonga  saat digiring kembali ke sel tahanan sementara PN Medan, terlihat santai tanpa beban seperti tak menunjukkan rasa penyesalan sedikitpun.

Diketahui dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riki Pasaribu dari Kejari Medan, ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan pencurian.

Adapun peran ketiga terdakwa yakni Samuel bertugas membawa sepeda motor tipe Yamaha Mio yang telah dirusak oleh Roy (Buron) dari sebuah kos-kosan di Jalan Aman, Teladan Barat Kecamatan Medan Kota, Kota Medan pada 28 Mei 2018 sekira pukul 20.00 WIB.

Kemudian, sepeda motor diantarkan Samuel dan Roy kepada Okto Leandro dengan tujuan untuk mengaburkan sepeda motor agar tidak dikenali lagi saat akan digadaikan ke Jalan Bromo, Kota Medan.

Naas, Okto Leandro yang saat itu membawa sepeda motor tersebut untuk digadaikan dijegat oleh pemilik sepeda motor yakni Ahmad Nurdin dan teman-temannya. Okto pun diseret pemilik sepeda motor ke Polrestabes Medan untuk diselidiki lebih lanjut. Dalam penyelidikan tersebut, Polrestabes juga berhasil mengamankan Rio dan Samuel, meski pelaku lainnya yakni Roy berhasil kabur.( SB/FS )

Comments