Dua Peserta Sumut Masuk Semifinal Musabaqah Maqalah Al Qur’an

sentralberita|Medan~Dua orang peserta asal Sumatera Utara golongan Putra nomor 002, atas nama Muhammad Handika Surbakti dan Golongan Putri nomor 001, atas nama Andini Aprillia masuk semifinal Cabang Musabaqah Maqalah Al Qur’an (M2IQ). Keduanya masuk ke babak semifinal setelah bersaing dari 54  peserta golongan putra dan putri.

Dr Akhyar Zein MA selaku pembimibing merasa bersyukur keduanya dapat masuk ke babak semifinal. “Selain saya juga ada pak Dr Watni Marpaung MA, dosen FKM UINSU yang membimbing dan persiapannya setahun lebih,” kata Akhyar Zein, dosen Pasca Sarjana UIN, di Akademi Pariwisata Gedung Sumekto Djajanegara Jalan RS Haji Pancing, Rabu (10/10).

Dijelaskannya, mereka membimbing beberapa kali perjumpaan di tiga tempat yaitu di asrama UINSU, Pasca Sarjana UINSU dan Asrama Haji Medan dan selebihnya diserahkan kepada yang lain dengan persiapan setahun lebih.

“Kepada mereka yang ditekankan utamanya analisis yaitu pengembangan. Jadi ayat- ayatnya tak berhenti maknanya ke satu itu aja tapi terus berkembang,” ujar Akhyar.

Saat keduanya dibimbing, ungkap Akhyar Zein, tema memang sudah ada dan judul mereka buat sendiri. Begitu juga dalam penulisan menggunakan referensi batas minimal 15 sama jurnal. Waktu dibimbing, keduanya juga diajak tanya jawab dan apa masalah dan bagaimana menyelesaikan masalah serta kesimpulannya dan kenapa kesimpulannya seperti itu.

“Mereka ini bukan hanya untuk MTQ tetapi seorang penulis. Mereka bersungguh sungguh mengumpul data, bahan belajar dan latihan,” ujarnya.

Dengan masuknya mereka ke semifinal, Akhyar Zein berharap bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Sumatera Utara. “Harapan yang terbaik tentunya mengharumkan nama Sumut tapi ini juga nasib,” ujarnya.

Sementara setelah mengikuti babak penyisihan MTQN 27 Provinsi Sumatera Utara pada perlombaan cabang Musabaqoh Menulis Ilmiah Al Qur’an (M2IQ), di Akademi Pariwisata Gedung Sumekto Djajanegara Jalan. RS Haji Pancing, sejak Minggu (8/10) lalu. Dari 56 peserta putra putri utusan setiap provinsi, hasil keputusan Dewan Hakim menetapkan 6 peserta putra dan putri masuk ke babak semifinal. Pelaksanaan babak semifinal dilaksanakan Rabu (10/10) di tempat yang sama.

Ketua Dewan Hakim M2IQ, Prof. Dr H. Darwis Hude mengatakan, dari 56 peserta provinsi akan dinilai dan diambil dari golongan putra 6 orang dan golongan putri 6 orang yang akan masuk semifinal. “Untuk final dari 6 golongan putra dan putri akan dinilai masing masing 3 peserta untuk final,” ujarnya.

Di final nanti, lanjut Prof Darwis, tiap peserta akan mempresentasikan makalah yang dibuat dan akan ditanya oleh Dewan Hakim. Dari 3 peserta di final akan ditentukan siapa yang menjadi juara 1, 2 dan 3.

“Di final nanti mereka akan mempresentasikan tulisannya dan akan ditanya Dewan Hakim seperti apa gagasan mereka. Mereka akan mempresentasikan, menyampaikan pikiran mereka dalam eksplorasi ayat- ayat al Qur’an dengan dua tema yaitu ketahanan keluarga dan revolusi mental. Kalau tidak tulisan mereka sendiri nanti akan ketahuan,” kata Darwis.

Mengenai hasil penilaian, Ia  mengatakan, mereka hanya diberikan nomor peserta saja. “Kami diberitahu nomor peserta dan tidak diberitahu nama dan asal peserta agar adil,” ujarnya.

Kordinator M2IQ, Dr Torang Rambe MAg mengatakan, untuk peserta babak semifinal waktu yang diberikan 8 jam. Peserta putri membuat makalah mengenai revolusi mental yang pada penyisihan membuat makalah tentang ketahanan keluarga. Begitu juga untuk peserta putra sebelumnya makalah mengenai revolusi mental maka di semifinal tentang ketahanan keluarga. “Memang ada dua tema yang diberikan dan dibuat peserta,” kata Torang.

Adapun peserta yang juga masuk ke babak semifinal, merupakan peserta yang berasal dari Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jambi, dan Kalimantan Tengah dan Banten. (SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan