Banjir Bandang di Madina, Puluhan Orang Meninggal

Sentralberita|Medan~Bencana Alam Banjir Bandang di Desa Muara Saladi Kecamatan Ulu Pungkut Mandailing Natal yang terjadi Jumat 12 Oktober 2018 mengakibatkab meninggal dunia sebanyak puluhan  orang dan belasan luka-luka rusaknya bangunan sekolah SD dan rumah-rumah penduduk.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji , S.IK, M.H menyampaikan,  akibat dari Banjir Bandang 9 ( sembilan ) Unit Rumah Warga mengalami Rusak Berat dan 12 ( dua belas ) Unit Rumah Warga mengalami Rusak

Masyarakat mendo,akan kepada korban yang meninggal akibat banjir bandang yang terjadi di Madina

Total hanyut terbawa Banjir Bandang serta 3 ( tiga ) Fasilitas Umum berupa Poliklinik Desa, Gedung SD Negeri 235 mengalami Rusak Berat dan Gedung PKK Rusak Total Hanyut terbawa Banjir Bandang.

Pada saat terjadinya Banjir Bandang SD Negeri 235 sedang melaksanakan Sekolah Sore sehingga memakan Korban Jiwa ketika runtuhnya bangunan.

Adapun jumlah Korban yang mengalami Luka-Luka / Selamat Akibat Runtuhnya Bangunan SD Negeri 235 sebanyak 17 ( tujuh belas ) Orang antara lain :
1. Adawiyah 9 Tahun
2. Nabila 9 Tahun
3. Putri 9 Tahun
4. Khoirunnissa 10 Tahun
5. Annasofa 10 Tahun
6. Mujiburrohman 10 Tahun
7. Jufriadi 10 Tahun
8. Risdah 11 Tahun
9. Ahaddin 11 Tahun
10. Raihansyah 11 Tahun
11. Solehuddin 11 Tahun
12. Jibril saukani 11 Tahun
13. Sulton 11 Tahun
14. Sobbiah 12 Tahun
15. Lusiana 12 Tahun
16. Abel 12 Tahun
17. Tasya Amaelia 12 Tahun

Korban Jiwa Meninggal Dunia sebanyak 11 ( sebelas ) Orang antara lain :
1. Adawiyah 9 Tahun
2. Nabila 9 Tahun
3. Putri 9 Tahun
4. Khoirunnissa 10 Tahun
5. Annasofa 10 Tahun
6. Mujiburrohman 10 Tahun
7. Jufriadi 10 Tahun
8. Risdah 11Tahun
9. Ahaddin 11 Tahun
10. Raihansyah 11 Tahun
11. Solehuddin 11 Tahun
12. Jibril saukani 11 Tahun
13. Sulton 11 Tahun
14. Sobbiah 12 Tahun
15. Lusiana 12 Tahun
16. Abel 12 Tahun
17. Tasya Amaelia 12 Tahun

Korban yang belum ditemukan antara lain :
1. Mutiah 12 Tahun

Seluruh Korban Jiwa Meninggal Dunia telah dimakamkan di Desa Muara Saladi. Sampai saat ini kami beserta unsur terkait dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dan melakukan evakuasi terhadap bangunan yang mengalami Rusak. (SB/01)

 

Comments

Tinggalkan Balasan