54 Tahun Partai Golkar, Akbar Tanjung:”Kalau Tak Bisa Memblok Penurunan Suara Akan Menjadi Tanda Tanya Besar”

Para senior Golkar Sumut bersama Akbar Tanjung foto bersama pada acara silaturrami dan Rakor DPD Golkar Sumut (foto/SB/Husni L)

Sentralberita|Medan~Partai Golkar genap berusia 54 tahun. Memperingati HUT ke-54 partai berlambang beringin tersebut di Sumut, DPD Partai Golkar Sumut melaksanakan ziarah ke makam pahlawan,melakukan silaturahmi dengan seior-senior dan melakukan rapat koordinasi dengan dewan pertimbangan, dewan kehormatan, dewan pakar, sekaligus syukuran dengan nasi tumpeng, Sabtu (20/10/2018) di Medan Club bersama Akbar Tanjung dan Syamsul Arifin.

Akbar Tanjung dalam mengarahannya di depan para dewan kehormatan, dewan pertimbangan dan dewan pakar dan pengurus DPD Partai Golkar Sumut yang “baru” dengan dinakhodai Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan sekretaris Riza Fakhrumi Tahir menyampaikan, Partai golkar menghadapi satu tantangan baru yakni terkait penurunan suara dibanding pada era-era sebelumnya.

Akbar Tanjung memberikan pengarahan kepada segenap pengurus DPD partai Golkar pada acara silaturrahmi di Medan Club(Foto SB/Husni L)

“Kalau kita tidak bisa memblok atau menyetop penurunan suara itu untuk bisa kembali meraih suara terbesar,menjadi tanda tanda tanya besar, sekali lagi saya katakan menjadi tanda tanya besar, inilah yang menjadi tantangan besar kita saat ini,”ujar Akbar Tanjung.

Sejauh mana kita mampu menggunakan kelembagaan partai kita? Ini berjuangakan kita dari segi kelembagaan terkait upapa menaikkan suara golkar, sehingga akan diapresiasi tidak hanya diapresiasi secara politik bahkan direspek secara politik dan akan kembali dihormati, kata Akbar.

Karena itu, Ajaklah kembali para senior dan kekuatan-kekuatan untuk optimal menaikkan suara Golkar. “Saya sudah sampaikan kepada saudara Erlangga, “tugas Anda sebagai ketua partai menaikkan suara dan itulah ukuran saudara sukses atau tidak menjadi ketua umum partai.”

“Saya melihat dan merasa dengan kehadiran senior-senior di Sumut ini, suara golkar akan naik. Harapan saya, marilah kita semua menkonsolidasikan dan membangun soliditas bersama tokoh-tokoh golkar dan dilakukan dengan sungguh -sungguh konsisten.

Masih ada waktu enam bulan lagi, lakukanlah dengan barbagai pertemuan sesuai dengan target. Dengan itu, bukan tidak mungkin kita bisa kembali menjadi pemenang,”ujar Akbar Tanjung dihadapan Nurdin Lubis sebagai ketua Dewan Kehormatan, hadir juga Muhyan Tambuse, Re Nainggolan dan lainnya.

Saya juga akan mengoptimalkan diri saya agar partai golkar bisa menjadi pemenang kembali,”ujarnya mengakhiri seraya menyapaikan yel-yel partai Golkar.

Sementara Plt Ketua Golkar Sumut Doli menyampaikan akan melakukan konsolidasi ke jajaranya dan akan bekerja keras untuk menaikkan perolehan suara di Sumut.

“Kerja keras Golkar Sumut selama ini harus disinergikan dengan seluruh kekuatan yang ada dari para senior. Senior kita ikutsertakan dalam kepengurusan Dewan Pakar, Dewan Kehormatan dan Dewan Pertimbangan. Inilah wajah baru Golkar Sumut. Sebuah apresiasi bahwa Golkar tak pernah lupa dengan jasa para seniornya. Dan sebaliknya bahwa senior juga selalu ingin dilibatkan dalam pergerakan Golkar Sumut,” ujar Doli.

Di sisi lain, Doli juga menyampaikan Golkar Sumut memiliki tagline tiada hari tanpa konsolidasi.

“Sejak saya diamanahkan Juli lalu menjadi Plt Ketua Golkar Sumut, kita sudah melakukan konsolidasi ke 24 DPD Golkar Kabupaten/Kota se-Sumut. Insha Allah akhir Oktober ini sudah selesai,” kata Doli.

Doli juga menerangkan Golkar Sumut juga sudah membentuk Kelompok Kader (Pokkar) sampai ke tingkat TPS.

“Minimal 7 orang kita di TPS. Tentu ini menjadi bagian tak terpisahkan bagi upaya kemenangan Golkar di Pemilu 2019 nanti,” tandas Doli.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pakar Golkar Sumut Syamsul Arifin menegaskan apresiasi terhadap kepemimpinan Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

“Kami seperti dimanusiakan lagi di Golkar Sumut. Saya secara pribadi mendukung penuh apa yang sudah dan akan dilakukan Golkar Sumut ke depan,” ungkap mantan Gubsu tersebut.(SB/Husni L)

Comments