Pengedar 36 Sabu dan 3 Ribu Ektasi Ternyata Berulangkali Seludupkan Narkoba

Sentralberita|Medan~Deputi pemberantasan BNN RI Irjen Arman Depari mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap napi Dekyan, yang mengaku sudah berulang kali mengendalikan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia untuk dipakai, diedarkan dan juga digunakan untuk merekrut napi lain agar membantunya didalam lapas.

“Untuk melancaran aksinya Dekyan membayar petugas berkisar 50 jt/minggu. Uang itu dikoordinir oleh tersangka Maredi dan seorang sipir lain,”ucap Arman dalam siaran pers tertulisnya, Senin (24/9).

BNN menemukan fakta bahwa tersangka Dekyan, napi di lapas Lubukpakam kerap menyetor sejumlah uang perminggunya kepada tersangka Maredi, oknum sipir yang sudah ditangkap.

Bahkan lanjut Arman, uang yang diberikan tersangka Dekyan kepada oknum sipir biasanya disebut dengan sandi bayar uang SPP. “Kasus saat ini masih dikembangkan unt mengungkap keterlibatan aparat dan penyidikan ke arah tindak pidana pencucian uang,”tukas Arman.

Sebelumnya dalam pengungkapan ini, BNN berhasil meringkus 8 orang dengn barang bukti berupa 36 Kg sabu dan 3 ribu butir pil ektasi dan juga uang.
Fakta baru terungkap dalam perkembangan penyidikan kasus jaringan narkoba yang melibatkan napi dan sipir di Lembaga Pemasyarakat Lubukpakam, Deliserdang.(SB/01).

Comments

Tinggalkan Balasan