Kapolrestabes Medan Ajak  NU  Jaga Suasana Kondusif Jelang Pemilu 2019

Sentralberita|Medan~Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Medan Kombes Pol Dadang Hartanto
meminta warga NU Kota Medan menjaga suasana kondusif jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019  mendatang .
Hal itu disampaikan Dadang ketika menerima audensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Medan , Senin (17/9/2018) di ruang kerjanya.
Dadang menjelaskan menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 ini intensitas pergerakan masa kerap saja terjadi aksi-kasi turun ke jalan selalu ada hal ini mengakibatkan suasana agak sedikit memanas.
Namun sebut Dadang pihaknya tetap akan mengambil tindakan tegas ketika ada aksi-aksi unjuk rasa yang
berlangsung anarkis.” Saya berharap NU Medan mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman dan kondusif khususnya di Kota Medan,” sebut Dadang.
Selanjutnya Dadang menegaskan pihaknya mendukung pelaksanaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) dan Konfercab PCNU XVIII Kota Medan yang akan dilaksanakan 20-23 September 2018. Dadang
mengharapkan kegiatan tersebut bisa menjadi PCNU Medan menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.
Sebelumnya Ketua Tanfdizyah PCNU Kota Medan Achmad Firdausi Hutasuhut SH,MSi melaporkan kepada
Kapolrestabes Medan bahwa pelaksanaan MKNU dan Konfercab XVIII PCNU Kota Medan merupakan dua
agenda berbeda yakni MKNU merupakan pengkaderan bagi warga nahdiyin agar bisa menjadi pengurus di
NU sebab dengan sertifikat MKNU itu maka nahdiyin bisa menjadi pengurus.” Untuk menjadi pengurus NU harus memiliki sertifikat MKNU,” kata Firdausi.
Sementara pelaksanaan Konfercab merupakan proses pergantian kepengurusan NU yang berlangsung lima tahun sekali  artinya Konfercab kali ini akan memilih kepengurusan NU priode 2018-2023.” Kami sangat mengharapkan dukungan Kapolrestabes agar pelaksanaan dua kegiatan ini berjalan sukses,” kata Firdaus.
Hadir dalam audensi itu Rois Suriyah H Akhyar Nasution LC, Ketua Panitia Konfercab XVIII PCNU Medan  Zainal Arifin, Ketua Panitia MKNU Dr Aswan Jaya,MIKomi dan lainnya. (SB/01)

Comments