Senin Besok Wukuf, Hari ini, Jemaah Kloter 09/MES Gelombang 2 Menuju Arafah

Sentralberita|Medan~Jemaah Calhaj Kloter 09/MES gelombang 2 berangkat menuju Arafah Minggu pagi tadi, 20 Agustus 2018 dan Insya Allah akan melaksanakan wukuf pada hari Senin ( 21/8) saat setelah melaksanakan salat Zuhur dan setelahnya jemaah akan ke Muzdalifah dan ke Mina untuk melontar jumrah.

Hal ini disampaikan TPHD 09/MES Subuh Henny, SS melalui pesan WhatsApp kepada Humas Kemenag Asahan Srie.

Sebelum berangkat menuju Arafah, Subuh menyampaikan arahannnya kepada jemaah 09/Mes agar saling memaafkan, bukan saja kepada jemaah tetapi kepada keluarga ataupun sanak family di tanah air, jika mereka ada kesalahan kepada kita maka maafkanlah dengan keikhlasan dan bilamana kita sadar telah melakukan kesalahan kepada mereka maka merendahlah dengan meminta maafnya.

Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah setiap tahun merupakan salah satu hari yang paling utama sepanjang tahun.

Ada beberapa keistimewaan hari Arafah diantaranya adalah, di hari ini Allah Azza wa jalla paling banyak membebaskan manusia dari neraka ; berdoa di hari Arafah adalah doa terbaik ; wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling pokok hingga disebutlah haji itu adalah Arafah dan barang siapa meninggalkannya maka hajinya batal dan barang siapa melakukannya maka telah aman hajinya dan puasa di Arafah memiliki keutamaan yang besar, puasa sehari ini menghapuskan dosa selama dua tahun.

Subuh juga menyampaikan riwayat Imam Malik Rahimahullah ,’ Tidaklah setan pernah terlihat lebih kerdil terjauhkan, hina dan marah dari pada saat hari Arafah, dan itu tidak lain karena ia melihat turunnya rahmat dan pengampunan Allah atas dosa-dosa besar, kecuali apa yang ia lihat saat perang badar ‘.

“Maka jangan sia-siakan saat di ARMINA, perbanyakl;ah bertalbiyah, berzikir dan sungguh-sungguh berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Akhirnya kita berdoa semoga Allah menunjukkan kebenaran sebagai kebenaran dan kita bisa mengikutinya, dan semoga Allah menunjukkan kesalahan sebagai kesalahan dan kita bisa meninggalkannya. Sungguh Dialah Yang Maha mendengar, Dialah harapan kita dan cukuplah Dia bagi kita , wallahu A’lam,” ucap Subuh. (SB/Diur/sm)

Comments

Tinggalkan Balasan