Sempat Sembunyi di Gorong-Gorong  10 Jam,  Satu dari Tiga Pelaku Begal di Massa 

Sentralberita|Medan~Satu dari tiga pelaku begal dimassa setelah tertangkap oleh korbanya sendiri hingga babak belur, pelaku sempat bersembunyi di gorong-gorong selama hampir 10 jam saat di kejar korban dan rekan-rekannya.

Satu dari tiga tersangka begal yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung di hajar massa setelah keluar dari persembunyiannya di gorong-gorong selama hampir 10 jam di Jalan Masdulhak Medan.

Pukulan dan tendangan mendarat di tubuh dan wajah tersangka hingga membuatnya lemas tak berdaya,  beruntung personil Patwal Lantas Polrestabes Medan tiba di lokasi dan mengamankan tersangka dari amuk massa.

Peristiwa  berawal dari aksi perampokan yang dialami korban Asnul Habib warga Jalan Mencirim Medan yang di perankan  pelaku dan dua rekannya pada Rabu (8/8/2018) dinihari sekitar pukul 01.30 wib di jalan Cik Titiriro Medan.

Saat itu, korban yang sedang mengendarai sepeda motor ini di pepet oleh pelaku dan kelompoknya dengan ancaman senjata tajam.  Korban yang tak mau kehilangan nyawanya, menyerahkan motor miliknya di bawa kabur oleh ketiga pelaku.

Usai membuat pengaduan ke Polsek Medan Baru, korban mengajak rekan-rekannya patroli mencari ketiga tersangka, di Jalan Iskandar Muda pelaku yang tertangkap dan terlihat oleh korban.

Korban yang mengenali motor dan wajah pelaku,  langsung mengejar hingga akhirnya kenderaan yang di tumpangi tersangka terjatuh di jalan Masdulhak  Medan,  nasib baik tersangka yang di kejar korban berhasil bersembunyi di gorong-gorong tidak jauh dari rumah dinas konjen Amerika.

Setelah hampir 10 jam bersembunyi,  tersangka yang sudah tak tahan  di dalam gorong-gorong akhirnya keluar . Kali ini keberuntungan tidak berpoihak kepada terangka korban melihat tersangka keluar dan langsung menghajarnya hingga bababk belur.

Syamsul Bahri Matondang, Patwal Lantas Polrestabes Medan mengatakan, untuk menghindari amukan massa,  tersangka kini sudah diserahkan ke Polsek Medan Baru berikut sepeda motor milik korban yang dirampas pelaku dan rekannya. (SB/AR).

 

Comments