NasDem Pastikan Pecat Kadernya Terlibat Jaringan Narkoba

Sentralberita|Medan~Partai NasDem akhirnya mengambil keputusan tegas terkait kadernya yang terlibat jaringan 150 Kilogram sabu-sabu. NasDem akan memecat Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong, 45.

Untuk diketahui, Ibrahim ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI pada Minggu (19/8) di Dermaga TPI Pangkalan Susu, Jalan Pelabuhan, Lingkungan X,
Kelurahan Beras Basah, Kevamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Dia ditangkap bersama enam oknum lainnya.

“Kita akan memberikan sanksi kepada saudara Ibrahim Hasan berkaitan dengan adanya keterbukaan indikasi sebagai bandar narkoba di Kabupaten Langkat,” kata Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW NasDem Sumatera Utara, Senin (20/8/2018).

Saat ini, NasDem Sumut tengah mempersiapkan Pengganti Antar Waktu (PAW) Ibrahim Hasan. Karena dia merupakan anggota DPRD Langkat.

Lebih lanjut lagi Sudarto menjelaskan, Ibrahim Hasan terdaftar sebagai kader NasDem selama empat tahun. Sepenilaian NasDem, Ibrahim Hasan hanyalah kader yang biasa saja.”Kehadiran di DPRD dia juga biasa-biasa saja. Namun memang prestasi yang luar biasa memang tidak ada,” ujarnya.

Saat ini, nama Ibrahim Hasan juga terdaftar di Daftar Calon Sementara (DCS) Calon Legislatif di DPRD Sumut. Ibrahim terdaftar di nomor urut 5, Daerah Pemilihan (Dapil) Langkat V. “Saat tes kesehatan, dia juga bebas dari narkoba,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dikabarkan menangkap tujuh orang yang diduga terlibat jaringan narkoba yang diungkap dengan barang bukti 150 Kg sabu-sabu.

Salah satunya adalah Ibrahim Hasan yang merupakan anggota DPRD Langkat.

Selain Ibrahim, enam orang lainnya yang ditangkap antara lain, US, 43 yang merupakan Kadus Dusun II Desa Paya Tampak Pangkalan Susu.

Selanjutnya, oknum yang diduga Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu, berinisial H, 45. Lalu HZ, 47; YN, 40; IH, 45 dan I, 40. Mereka ditangkap setelah turun dari perahu yang merapat ke dermaga.

Tes Urine

Partai NasDem akan melakukan tes urine terhadap kadernya. Hal itu dilakukan pasca penangkapan Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong, Ang ota DPRD Langkat Fraksi NasDem oleh BNN RI.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Sudarto Sitepu, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW NasDem Sumatera Utara.

Mereka begitu terkejut mendengar kabar Ibrahim ditangkap. Karena selama ini Ibrahim hanya dikenal sebagai kader yang biasa dan tidak banyak menuai prestasi.

“Kedepannya kita pastikan bahwa seluruh kader Nasdem, khususnya anggota DPRD akan kita lakukan tes urine, untuk memastikan bahwa seluruh anggota DPRD kita tidak ada lagi perilaku yang berkaitan dengan narkoba,” kata Sudarto Sitepu saat konferensi pers di Kantor DPW NasDem Sumut, Jalan Monginsidi, Kota Medan, Senin (20/8/2018) petang.

Hingga sat ini NasDem sedang sibuk berkoordinasi ke pelbagai pihak. BNN belum memberikan kabar pasti terkait penangkapan Ibrahim.

Terkait Ibrahim, mereka sudah melakukan rapat internal. Kabar ini juga sudah disampaikan hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem.

“Ini sangat menciderai nama besar Partai dan sebagai Anggota DPRD. Kita sudah sering tegaskan jangan sampai terlibat yang begini. Kita udah memutuskan, apabila ini terbukti, kita akan mengganti anggota DPRD dan memecat dia sebagai kader,” katanya. (SB/AR/01)

Comments