Jemaah Haji Berebut dan Berdesakan di Bus Ingin Cepat Sampai

Drs Hayatsyah, Kakan Kemenag Asahan (pake peci) dan dibelakangnya berdiri di dalam bus

Sentralberita| Medan~Jemaah 02/MES Kabupaten Asahan saat menuju hotel pemondokan dari Masjidi Haram usai melaksanakan Shalat Fardu Isyamenuju harus menggunakan bus menuju Masjidil Haram.

“Karena jarak yang jauh dan jemaah harus rela berdesakan di dalam bus agar cepat sampai ke Masjidil Haram, Mekkah” ujar salah seorang Jemaah Haji 02/MES Kabupaten Asahan yang juga merupakan Kakankemenag Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd, Minggu 5 Agustus 2018.

“Bukan saja dari pemondokan ke Masjidil Haram yang berdesakan untuk menaiki bus namun usai melaksanakan Salat Fardu di Masjidil Haram , jemaah juga berebutan untuk naik bus pulang menuju hotel , hal ini dikarenakan lima juta jemaah haji dari berbagai negara sudah berkumpul di Mekkah, Arab Saudi,” ucap Hayatsyah.

“Sebenarnya untuk menuju Masjidil Haram bisa saja dilakukan jemaah dengan berjalan kaki walaupun jarak tempuhnya jauh namun dikarenakan ingin cepat sampai ketujuan dan telah disediakannya transportasi bus oleh PPIH maka jemaah lebih memilih menaiki bus ketimbang harus berjalan kaki.

Begitu juga halnya dengan kepulangan dari Masjidil Haram menuju pemondokan, jemaah rela berdesakan di bus agar segera sampai di pemondokan. Ini dikarenakan kondisi badan yang sudah lelah ingin istirahat sejenak dan juga lapar menghampiri,” ucap Hayatsyah.

Sebenarnya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji ( PPIH ) sudah berbuat yang terbaik untuk jemaah namun untuk masalah menaiki bus yang berdesakan dan hampir seluruh jemaah ingin lebih dahulu masuk ke dalam bus, ini tidak bisa tersampaikan lagi.
Hanya PPIH tetap menyampaikan kata sabar kepada seluruh jemaah dan tetap mengingatkan jemaah untuk terus membawa alat pengaman diri seperti air minum dan masker. (SB/diur/01)

Comments