Terbukti Korupsi Eks Direktur Perusda Taput Divonis 1 Tahun Penjara

Sentralberita|Medan~Supratman Sitompul, mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) divonis selama 1 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan serta dibebankan membayar Uang Pengganti (UP) kerugian sebesar Rp599 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Dalam amar putusannya Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan, dipimpin Saryana menyatakan  terdakwa Supratman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek pembangunan industri pemecah batu (Stone Crusher) dengan dana penyertaan modal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 senilai Rp2,138 miliar terbukti melakukan melakukan tindak pidana korupsi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp599 juta lebih.

“Sesuai fakta persidangan,berupa keterangan para  sanksi maupun alat bukti,terdakwa Supratman terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi”,ujar hakim.

Dalam sidang yang digelar di ruang Cakra IX, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/7) sore , majelis hakim juga membacakan vonis terhadap terdakwa lain yakni Andi Alfison Pandapotan Purba ( berkas terpisah ) selaku Direktur Perencanaan dan Operasional Perusahaan Daerah Industri dan Pertambangan Taput serta selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Terdakwa Andi juga dijatuhi hukuman yang sama.

“Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU R.I No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU R.I No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU R.I No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” pungkas majelis hakim.

Menanggapi putusan tersebut, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Taput, Dina yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 1,6 tahun denda Rp50 juta subsidair 3 bulan dan membebankan UP sebesar Rp599 juta subsidair 1 bulan menyatakan pikir-pikir. ( SB/FS )

Comments

Tinggalkan Balasan