Rumah Sinaga Disatroni Maling Rp 11 Juta Raib

Sentralberita | Tebingtinggi~Rumah milik pasangan Jamos Parlindungan Sinaga (43) dan Tumiar Sihombing (40) di Jalan Darat Lingk II, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtiinggi, dibobol maling, Selasa (17/7) dini hari. Akibat kejadian, korban ditaksir mengalami kerugian sebelas juta lebih.

Saat ditemui wartawan di lokasi, Jamos menuturkan, saat kejadian, dirinya bersama isteri dan anak-anaknya sedang tidur di dalam kamar yang terletak di bagian belakang runah karena bagian depan rumah berfungsi sebagai warung. Namun, karena mendengar ada suara ribut- ribut di luar kamar, dirinya terbangun. Saat keluar dari kamar tidur, dirinya terkejut melihat pintu belakang rumahnya sudah terbuka.

“Kejadiannya sekitar jam 02.00 WIB. Melihat pintu dapur terbuka, saya langsung teriak. Isteri saya yang ikut terbangun langsung ke ruang depan mencek barang-barang di warung. Ternyata, sepeda motor dan berbagai jenis rokok serta uang sudah hilang,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat hari mulai terang, dia dan isterinya dibantu warga yang mendengar terikan mereka, segera melakukan pencarian di sekitar rumah dan mendapati sepeda motor yang sudah sempat dibawa kabur pelaku ditinggalkan di bawah pohon pisang, tidak jauh dari belakang rumah korban. Usai membawa sepeda motor tersebut kembali ke rumah, korban langsung membuat pengaduan ke Polres Tevingtinggi.

Mendapat laporan, Ka SPK A Polres Tebingtinggi Aiptu Terlaksana Sembiring bersama piket fungsi dan tim inafis Satreskrim segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk keperluan penyelidikan.

Kepada wartawan,Aiptu Terlaksana sembiring membenarkan terjadinya kasus pencurian drngan pemberatan. Dikatakannya, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan terlebih dahulu merusak atau mencongkel pintu dapur rumah korban.

“Akibat kejadian, korban ditaksir mengalami kerugian Rp 11 juta lebih, terdiri dari berbagai jenis rokok dan uang. Pelaku juga sempat berupaya membawa kabur sepeda motor milik korban. Namun, diduga pelaku mendengar korban berteriak, sehingga sepeda motor tersebut tidak jadi dibawa dan saat ini sepeda motor tersebut sudah diamankan. Terkait pelaku masih dalam lidik dan diperkirakan dua orang,” terang Aiptu Terlaksana Sembiring.(SB/imran)

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan