Asintel Kejatisu Kembali Tangkap DPO Kasus Tindak Pidana Korupsi

sentralberita-Medan-Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menangkap  mantan Plt. Kadis Kehutanan, Lingkungan Hidup dan Pertambangan Phakpak Bharat Ir. Sujarwo, di Jl. Mardisan komp. Kehutanan Sumut, Desa Bangun Sari, Tanjungmorawa, Deliserdang, Selasa (10/7) malam.

Ir. Sujarwo merupakan terpidana yang masuk dalam DPO kasus korupsi  pelaksanaan pengadaan konstruksi dan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hybrid (PLTMH) yang bersumber dari APBD TA 2009 di Phakpak Bharat.

“Kita kembali menangkap DPO pada Selasa kemarin sekitar pukul 19.00 Wib atas nama Ir. Sujarwo. Ia merupakan terpidana yang sudah tiga tahun dalam pelarian,” ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kejatisu, Rabu (11/7).

Menurut Sumanggar, terpidana Ir. Sujarwo merupakan terpidana DPO dari Kejari Sidikalang dengan dugaan korupsi dalam proyek tersebut mencapai Rp800 juta.”Pelaksanaan proyeknya dari APBD tahun 2009, dugaan korupsinya sebesar Rp800 juta. Kita mengamankannya berdasarkan informasi dari tim intel Kejari Sidikalang,” ungkap Sumanggar.

Disebutkannya, terpidana sudah diputus perkaranya dengan hukuman 4 tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Namun selama proses putusan ia tidak pernah kooperatif dan akhirnya melarikan diri.
“Dia ini sudah kita intai sejak tahun 2015, namun dia selalu berpindah pindah tempat.  Hingga akhrinya tim kita berhasil menangkapnya dan langsung kita amankan ke Kejatisu,” pungkas Sumanggar.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Sidikalang, Wijaya, yang turut hadir di Kejatisu, membenarkan penangkapan tersebut. Usai diperiksa di Kejatisu, pihaknya akan membawa terpidana ke Kejari Sidikalang. “Untuk selanjutnya kami akan eksekusi di lapas Sidikalang. Dalam kasus ini ada tiga orang yang terlibat, namun sudah selesai perkaranya,” kata Kasipidsus. ( SB/FS )

Comments

Tinggalkan Balasan