Potensi Sumatera Utara di Konferensi Pemuda Asia Pasific Dipromosikan

Sentralberita| Medan~Tengku Ryan Novandi saat menyampaikan sambutan dalam acara VIP Launcheon dalam rangka Asia Pasific Conference Junior Chamber International (JCI) di Kota Kagoshima, Jepang yang berlangsung dari 24 – 28 Mei 2018 yang dihadiri lebih dari lima ribu orang perwakilan JCI dari masing – masing negara di Kawasan Asia Pasific.
Dalam Sambutannya, Ryan Novandi menyampaikan bahwa Tahun 2017 yang lalu, JCI Medan berhasil menyelenggarakan Kampanye Perdamaian Dunia #peaceispossible di Pantai Bul-Bul Balige yang dihadiri lebih dari 11.000 orang yang terdiri dari Siswa/Siswi, Mahasiswa, dan masyarakat umum. Dia juga menyampaikan acara tersebut yang merupakan kampanye yang dipelopori oleh JCI mendapat dukungan dari semua pihak termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Ryan menambahkan merasa terhormat karena dikunjungi oleh World President JCI 2017 Dawn Hetzel di Kawasan Danau Toba saat itu dan berharap World President JCI 2018 Bryan Lim serta semua anggota JCI di Kawasan Asia Pasific dapat berkunjung dan berwisata di Sumateara Utara. “Saya berharap Mr. President Bryan Lim dapat berkunjung ke chapter kami JCI Medan untuk melihat langsung potensi yang sangat luar biasa disana” sambutnya.
Putra Sulung Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi tersebut juga mengenalkan bahwa JCI Chapter Medan merupakan chapter tertua nomor 2 di Indonesia. Dia juga menyampaikan rasa bangga terbesarnya kepada salah satu anggota JCI Medan yang senantiasa memberikan kontribusi berharga selama ini kepada chapternya. “Berikan tepuk tangan yang meriah untuk Mr. Alexander Atio (Alex Tio), Executive Vice President JCI, Beliau ini akan menjadi Orang Indonesia pertama yang akan jadi World President JCI dan berasal dari Chapter Medan” pungkasnya dibalas dengan tepuk tangan meriah.
“Tahun ini, merupakan kehormatan besar bagi JCI Indonesia Chapter Medan untuk menjadi tuan rumah Konvensi Nasional pada Oktober 2018 mendatang. Jadi, saya mengambil kesempatan ini untuk benar-benar mengundang semua tamu terhormat dan delegasi Internasional untuk datang mengunjungi dan mendukung kami. Saya sangat senang dan bangga mengatakan bahwa Medan, Sumatera Utara memiliki banyak hal yang ditawarkan.” rayunya.
Diakhir sambutannya, President JCI Pecinta Serial Film Stars Wars ini juga menyampakain bahwa Sumatera Utara memiliki populasi 14 juta orang dan Kota Medan sebagai pusat pemerintahannya hanya ditempuh sekitar satu jam dari dan ke Singapura dan Kuala Lumpur Malaysia. Dia menyebutkan bahwa Sumatera Utara kaya akan Flora dan Fauna dan juga memiliki komoditi utama untuk di ekspor yakni Karet, Teh, Minyak Kelapa Sawit, Kakao, Kopi dan Tembakau. “Sumatera Utara juga rumah untuk segala suku, agama, adat, ras dan budaya yang merupakan miniatur Bangsa Indonesia. Kami punya Danau Toba, danau yang tercipta atas letusan Gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu, dan sekarang sedang diusahakan agar menjadi salah satu taman warisan dunia di UNESCO” tambahnya.
“Hadirin yang saya hormati, Sumatera Utara juga memiliki potensi Industri yang sangat menjanjikan, kami memiliki KEK Sei Mangkei, Pelabuhan Internasional, Bandara Internasional, Industri Pengolahan Minyak Kelapa Sawit dan Karet, juga Potensi Industri Pariwisata, saya berharap, kelak saudara sekalian berkenan hadir bersama kami dan melihat serta bekerja sama untuk mengelola potensi yang sangat luar biasa tersebut” tutupnya.
Delegasi JCI Medan diwakili oleh Tengku Ryan Novandi (President), Irham F. Basyah (National Vice President JCI Indonesia from Medan), R. Mawarni Tampubolon (Vice President JCI Medan), Willy Kay (Vice President JCI Medan), Antoni Simon (Vice President JCI Medan), dan Widopo Hanly (NTC JCI Indonesia from Medan). Sebagi informasi JCI merupakan Mitra Kerja Perserikatan Bangsa – Bangsa yang sudah berdiri sejak 100 tahun silam dan menjadi organisasi kepemudaan tertua di dunia. Setiap tahun JCI mengadakan Asia Pasific Conference untuk kawasan Asia-Pasific. Di Indonesia, JCI sudah dikenalkan sejak 46 tahun silam dan JCI Medan sendiri telah berafiliasi selama lebih dari 20 tahun.  (SB/01/rel)

Comments

Tinggalkan Balasan