KONI Medan Tinjau Persiapan Tinju Dan Catur Porwilsu 2018

Sentralberita| Medan~Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani mengatakan, cabang tinju sejak dahulu selalu menjadi andalan Kota Medan, baik berlaga di arena Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) maupun Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu).

Hal itu dikatakan Eddy H Sibarani di hadapan para petinju ketika meninjau persiapan atlet menuju Porwilsu 2018 di sasana TNT Jl. Sembada, Medan Selayang, Sabtu (10/3) sore.

T”inju selalu menjadi andalan, dan menjadi juara umum. Maka hendaknya tradisi tersebut dipertahankan saat tampil di arena Porwilsu 2018 nanti. “Tunjukkan kalian adalah yang terbaik, dan Porwilsu bukan lagi ajang uji coba. Tetapi untuk meraih medali emas sekaligus lolos ke Porprovsu yang akan digelar setelah ini,” sebut Eddy Sibarani didampingi Wakil Ketua Julius Raja SE MM dan pengurus KONI Medan lain.

Dikatakan, kehadiran jajaran pengurus KONI Medan ke tempat latihan adalah untuk memberi dorongan semangat dan motivasi. Karenanya, para atlet juga harus lebih bersemangat lagi dalam berlatih dan mempersiapkan diri. “Para petinju Medan bahkan selalu menjadi andalan kontingen Sumut setiap tampil di tingkat nasional seperti di kejurnas dan PON. Di sini, pengurus Pertina Medan juga harus bekerja keras memantapkan persiapan, supaya para petinju tampil dalam kondisi puncak saat di Porwilsu nanti,” ucap Eddy Sibarani.

Sekum Pertina Medan Binner Dabuke mengatakan, cabor tinju Porwilsu 2018 Wilayah I dimainkan di Langkat 10 sampai 12 Mei. Ada 17 kelas dipertandingkan yakni 10 putra dan 7 putri, di mana Medan mentargetkan bisa meraih 12 medali emas. Atlet yang ditargetkan membawa pulang gelar antara lain “Persiapan kita maksimal dengan ditangani empat pelatih Nazaruddin Lubis, Martin Sihombing, Niazi Almi dan Amir Hasan Siregar“, ungkap Binner Dabuke.

Selain tinju, Pengurus KONI Medan juga meninjau persiapan cabang catur di kawasan Kantor Camat Medan Area. Cabang catur Porwilsu 2018 Wilayah I akan  dimainkan di Prapat, Simalungun 16-20 Mei.

Kepada para atlet catur, Eddy Sibarani meminta atlet untuk lebih giat lagi mempersiapkan diri. Karena, sebutnya, out pun dari Porwilsu tetap menuju PON. “Setelah menjadi juara di Porwilsu, para atlet akan tampil di Porprovsu dan kemudian menjadi andalan Sumut baik di arena Porwil Sumatera, Kejurnas ataupun Seleknas untuk meraih tiket PON. Berlatih yang serius agar Medan tetap menjadi yang terbaik di cabang catur ini,” tukasnya.

Sementara Sekum Percasi Medan Widodo didampingi pelatih MN Sukarnaedi menyebut,  kontingen Percasi berkekuatan delapan atlet, terdiri dari lima atlet putra dan putri. “Tiga atlet putri sudah didapat yaitu Delima Pardede, Maria Siahaan, dan Intan Nurhidayah. Sedangkan putra masih dilakukan seleksi untuk memilih empat pecatur yang akan mendampingi juara Porkot Medan 2017,” tutur Widodo. (SB/rel)

Comments

Tinggalkan Balasan