Setelah 10 Bulan Dirawat di Singapura, Novel Baswedan Kamis Siang ini Tiba Idonesia

Sentralberita|Jakarta~Kondisi di Gedung Merah Putih KPK di Kuningan Persada, Jakarta Selatan sejak pagi mulai ramai. Tak hanya awak media yang memenuhi area depan lobby KPK, tetapi juga berbagai elemen masyarakat.

Di halte Transjakarta Kuningan Madya di depan Gedung KPK dipasang spanduk ucapan selamat datang. Selain itu ada juga beberapa karangan bunga ucapan selamat datang di depan gedung. Panggung juga telah dibuat lengkap dengan peralatan sound system.

Belasan anggota Kokam (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) Garut juga telah berada di Gedung KPK sejak pagi. Menggunakan seragam loreng hijau dan merah hati, mereka siap mengamankan kedatangan Novel Baswedan.

Panglima Daerah Kokam Garut, Dian Noviar Nugraha mengatakan sengaja datang dari Garut khusus untuk menyambut Novel. Ia dan belasan anggotanya berangkat dari Garut pada Rabu (21/2) malam.

“Kami sampai Jakarta jam tiga pagi,” ujarnya menunggu Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan kembali ke Indonesia pada Kamis (22/2) siang.

Saat ini Novel sedang dalam perjalanan setelah 10 bulan lebih berada di Singapura menjalani perawatan mata setelah disiram air keras pada April 2017 lalu.

Dian mengatakan ratusan anggota Kokam dari wilayah Jabodetabek juga akan segera bergabung di Gedung KPK untuk menyambut kepulangan Novel. “Kami khusus datang untuk sambut kepulangan Novel Baswedan,” ujarnya.

Ia mengatakan masyarakat rindu dengan sosok Novel Baswedan. Pasalnya Novel adalah penegak hukum yang memiliki integritas.

Dian berharap kasus penyerangan dengan air keras yang dialami Novel bisa segera tuntas dan ditemukan siapa dalangnya. “Semoga secepatnya bisa diproses dan dapat diketahui siapa yang benar dan salah. Jangan sampai ini menjadi bola pingpong,” pungkasnya.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan kembali ke Indonesia pada Kamis (22/2) siang. Saat ini Novel sedang dalam perjalanan setelah 10 bulan lebih berada di Singapura menjalani perawatan mata setelah disiram air keras pada April 2017 lalu.(SB/mc)

Comments

Tinggalkan Balasan