PBNU Tegaskan Ancaman Bahaya Radikalisme

Sentralberita| Jakarta~”Radikalisme mengancam keutuhan berbangsa dan negara. Maka, warga NU harus menjadi garda terdepan menjaga ukhuwah, persatuan, dan kesatuan dengan berbagai elemen bangsa,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, di Jakarta, Rabu (21/2).

Said Aqil pun mengingatkan agar nasionalisme dijaga dengan baik, sehingga tidak ada yang bisa mengganggu keutuhan bangsa dan negara.

“Sejak 1915, ketika negara-negara Islam masih dipimpin Dinasti Ottoman Turki, Kiai Hasyim Asy’ari sudah merekomendasikan jargon ‘hubbul wathon minal iman’ atau nasionalisme bagian dari iman. Sejak itu pula persoalan nasionalisme di Indonesia sudah tuntas,” kata Said.

Menurut dia, tujuan NU didirikan itu untuk membangun persaudaraan sesama manusia, mempertahankan Islam yang benar, Islam ahlus sunnah wal jamaah, menjaga keutuhan NKRI.

Oleh karena itu, kata Said dalam forum dialog kebangsaan bertajuk ‘Menjaga NU Menjaga NKRI’ di Bawean, Gresik, Rabu, warga NU harus menjadi warga yang menghormati keberagaman, menjaga kerukunan sebangsa, menjaga kerukunan sesama Muslim dan sesama manusia.(SB/mc)

Comments

Tinggalkan Balasan