Dua Pemain Asing Tandatangani Kontrak dengan PSMS Medan

Sentralberita| Medan~ Kontrak dua pemain asing PSMS, Reinaldo Lobo (Brasil) dan Sadney Urikhob (Namibia) telah ditandatangani antara pelatih Djajang Nurjaman, di Mes PSMS, Komplek Kebun Bunga, Selasa (9/1/2018).

Kedua pemain asing yang telah lolos tes medis ini dihadirkan ke hadapan awak media dengan mengenakan kaos berlogo PSMS.

Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Dody Taher menjelaskan baik Lobo dan Sadney dikontrak selama satu musim. Dia mengatakan sejatinya bukan hanya dua pemain asing ini yang akan dimilikiAyam Kinatan-julukan PSMS. Bakal ada dua pemain lainnya, dimana satu diantaranya marquee player. “Menyusul dua lagi, masih kita cari,” ucapnya.

Lalu berapa kontrak Lobo dan Sadney? Dody enggan merinci. Namun, dia menyebutkan nilai kontrak keduanya masing-masing sekitar Rp1 miliar-an. “Enggak boleh kita sebutkan. Ya, sekitar satu miliaran,” lanjutnya.

Selain nilai kontrak, kata Dody kedua pemain juga mendapatkan fasilitas berbeda dengan pemain lokal. Sebut saja, tinggal di apartemen, fasilitas mobil dan boleh memboyong keluarga ke Medan. “Mereka ini kan sudah teruji dan punya nama,” timpalnya.

Hal yang sama dengan Djanur, Dody memilih tidak merinci berapa nilai kontraknya. Djanur yang hadir di momen ini juga mengisyaratkan untuk tidak disebut besaran rupiah yang akan diterimanya selama di PSMS.

Dalam penandatanganan kontrak ini, hanya pemain asing dan Djanur yang dipanggil. Sementara, pemain lokal terlihat. Dody menyebutkan, Legimin Raharjo dkk baru akan dikontrak usai Piala Presiden.

“Setelah Piala Presiden pemain lokal dikontrak. Walau belum dikontrak, para pemain lokal tetap dikasih honor. Itu sudah pasti (honor),” ungkapnya.

Hanya saja, pemain lokal ini nantinya bakal ada perombakan lagi. “Kalau bagus kita pakai dan teken kontrak, kalau enggak bagus ya enggak dipakai,” jelasnya.

“Kita harapkan dengan masuknya kedua pemain ini, PSMS bisa lebih baik lagi dari sisi permainanan. Mudah-mudahan juga dengan Coach Djanur, PSMS lebih baik lagi dan bisa juara,” ujar Dody.

“Coach Djanur enggak target muluk-muluk masuk 10 besar. Namanya kita baru masuk ke Liga 1 dan rival kita adalah tim-tim yang sudah lama di Liga 1,” ungkapnya.(SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan