Sejumlah Kabupaten di Sumut Kena Banjir, Tiga Hal yang Harus Disiapkan, Kata Gubsu

Sentralberita| Medan~”Ada tiga hal yang harus kita siapkan jika terjadi bencana. Pertama pencarian dan penyelamatan kepada korban, khususnya jika ada warga yang hilang. Kedua tanggap darurat, seperti mendirikan tenda, posko keamanan dan posko kesehatan dan sebagainya yang diperlukan untuk menangani korban,” ujar Gubernur Sumut Erry Nuradi ketika menijau banjir di Tebing Tinggi, Sabtu kemarin.

Sementara langkah ketiga yakni pasca bencana. Berbagai kerugian fisik biasanya muncul seperti kerusakan bangunan dan infrastruktur lainnya. Terutama fasilitas umum, apakah sekolah, rumah ibadah dan sebagainya. Selain bangunan, tentu terpenting juga adalah perbaikan jalan dan jembatan yang rusak, sebagai akses sosial ekonomi masyarakat.

“Begitu juga dengan masyarakat yang masih tinggal di bantaran sungai (DAS), kita harapkan untuk bisa pindah, karena bisa membahayakan penduduk itu sendiri. Untuk kepindahan, pemerintah mendorong adanya relokasi ke tempat yang lebih baik seperti rumah susun,” ucap Erry.

Sementara untuk bantuan yang diberikan, sebanyak 30 karung beras, 30 kota mie instan dan 60 kaleng ikan sarden, diberikan langsung oleh Gubernur kepada masyarakat di tenda pengungsian usai meninjau pemukiman warga yang terendam air. Bantuan tersebut diberikan bertahap setelah pihaknya menerima data lengkap berapa banyak yang terdampak banjir di Kota Tebing Tinggi.

Selain Tebing Tinggi lanjutnya, beberapa daerah juga terkena dampak banjir seperti Langkat, Simalungun, Sergai, Nias, Madina, Tapsel dan sejumlah daerah lainnya.

Kadis Sosial Sumut Rajali yang ikut mendampingi Gubernru menyebutkan bahwa pihak Tim Tagana Dinsos Sumut telah siaga sejak awal bencana untuk membantu masyarakat yang menjadi korban bencana. Selian itu, Dinsos Sumut juga menyiapkan 100 paket pakaian kepada masyarakat. Saat ini, mereka menunggu koordinasi dari Pemkab/Pemko agar Pemprov Sumut bisa menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga.

“Untuk sementara ini kita berikan dulu bantuan pakaian kepada masyarakat. Selanjutnya kalau sembako nanti setelah kita berkoordinasi dan menerima data dari Pemkab/Pemko, berapa jumlah korban,” sebut Rajali (SB/Husni) L)

Comments

Tinggalkan Balasan