Pemerintah Kota Banda Aceh Larang Perayaan Malam Tahun Baru

Sentralberita| Jakarta~Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan surat edaran mengenai larangan perayaan malam tahun baru di Banda Aceh. Surat Pemerintah Aceh dengan nomor 003.2/49115 tertanggal 19 Desember 2017 ini ditujukan untuk pelaku usaha penginapan, restoran atau kafe dan pedagang serta masyarakat kota Banda Aceh.

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman menyebut dalam seruan bersama disebutkan warga kota diminta agar pada malam tahun baru tidak melakukan pesta kembang api, mercon/petasan, tiup terompet, balap-balapan, permainan atau kegiatan hura-hura lainnya yang tidak bermanfaat serta bertentangan dengan syariat Islam dan adat istiadat.

Pemerintah kota Banda Aceh melarang pengelola hotel untuk memfasilitasi kegiatan perayaan tahun baru yang bertentangan dengan syariat Islam, serta tidak melayani pemasangan umbul-umbul, spanduk, baliho dan lainnya yang berkenaan dengan perayaan tahun baru

Sementara itu, pedagang yang kedapatan menjual petasan atau mercon akan disita oleh aparat hukum, baik kepolisian maupun Satpol PP. Selain itu, jual beli petasan, kembang api, terompet dan sejenisnya juga dilarang.

Sebelumnya, pemerintah kabupaten Agam di Sumatra Barat juga melakukan hal serupa. Pemerintah daerah kabupaten Agam, Sumatera Barat melarang perayaan tahun baru karena masih memegang erat budaya dan agama Islam pada akhir 2015 lalu. Bahkan sebagai tidak lanjut larangan ini, pemerintah mengeluarkan surat perintah agar objek wisata ditutup selama perayaan tahun baru. (SB/bbc/i)

Comments

Tinggalkan Balasan