Menpora Sampaikan Kuliah Kebangsaan

Menpora Imam Nahrawi

Sentralberita| Medan~Menpora Imam Nahrawi menyampaikan Kuliah Kebangsaan pada Muktamar X Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), di Aula Utama Asrama Haji, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/12) siang.

Kebanggaan dan apresiasi bahwa hingga Muktamar ke-10 KAMMI tetap menjaga konsistensi perjuangan dan selalu melahirkan aksi simpatik yang mengena dihati mahasiswa, pemuda, dan masyarakat.
Perhelatan Muktamar ke-10 setidaknya telah meneguhkan KAMMI sebagai salah satu organisasi mahasiswa dan pemuda yang memiliki konsistensi perjuangan luar biasa.
Dalam setiap muktamar akan lahir generasi pemimpin baru dalam organisasi yang pasti memiliki nafas dan semangat baru demi berlangsungnya perjuangan berkontribusi menjaga NKRI.
“Sahabatku, saya bangga, selamat atas muktamar ke-10 ini. Dalam 10 muktamar sudah pasti menghasilkan pemimpin baru yang memiliki semangat dan darah baru yang terus menjaga konsistensi perjuangan, komitmen untuk terus mendukung kedaulatan bangsa yang sama-sama kita cintai, karena kita sadar bahwa Indonesia yang banyak perbedaan adalah rahmat Allah yang harus kita syukuri, semua kita Indonesia, kita berbeda untuk bersatu,” ucap Menpora.
Kebanggaan lainnya terhadap KAMMI yang dapat dijadikan contoh adalah berbagai aksi yang dilakukan selalu simpatik dan mendapat tempat dihati mahasiswa, pemuda, dan masyarakat. Termasuk solidaritas terhadap kemerdekaan Palestina dan penolakan terhadap Yerussalem ibukota Israel.
“Saya menyaksikan diberbagai aksi, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan penolakan pengakuan Yerussalem sebagai ibukota Israel. KAMMI selalu simpatik dan mendapat tempat dihati masyarakat, terus tularkan virus positif tersebut kepada para mahasiswa, pemuda, dan kids zaman now, pemerintah selalu mendukung dan mendorong, lanjutkan terus perjuangan, tiada kata berhenti dalam perjuangan,” kata Menpora menyemangati perjuangan.
Dalam kesempatan sambutannya, Ketua Umum KAMMI Kartika Nur Rahman menyampaikan bahwa ada dua entitas perjuangan yaitu pemuda dan islam yang memandang serta memaknai kebangsaan sebagai nasionalis religius yang berdasarkan Pancasila bukan nasionalis sekuler.
“Dua entitas pemuda dan islam adalah perjuangan KAMMI dalam menegaskan kebangsaan sebagai nasionalis religius yang berdasarkan Pancasila bukan nasionalis sekuler,” katanya.
Dipenghujung kuliah kebangsaan Menpora disematkan sal Palestina oleh Ketum KAMMI sebagai wujud dukungan terhadap Palestina merdeka. Muktamar ini dihadiri sekitar 1.000 muktamirin dari seluruh perwakilan provinsi di Indonesia, dilaksanakan dari tanggal 11-15 Desember 2017. Hadir, Kadispora Pemprov Sumut Baharuddin Siagian, dan Ketum BKPRMI Said Aldi Al Idrus, serta para pimpinan ormas pemuda se-Sumut. (SB/Husni L)

Comments

Tinggalkan Balasan