Infrastruktur Rusak, Aksi Kejahatan Marak

Sentralberita| Medan~Masyarakat Kota Medan khususnya daerah pemilihan (dapil) II masih mengeluhlkan infrastruktur dan sistem drainase yang buruk. Begitu juga aksi tindak kejahatan dan narkoba marak dimana mana sehingga meresahkan masyarakat.
Keluhan ini disampaikan Lurah Sempakata Enoh Tarigan saat menghadiri reses III Tahun 2017 anggota DPRD Medan Drs Daniel Pinem di Jl Bambu Raya Perumnas Simalingkar Kel Mangga, Kec Medan Tuntungan, Sabtu (11/11/2017). Saat pelaksanaan reses, hadir Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting, beberapa Lurah, kepling, tokoh agama dan ratusan warga konstituen.
Dikatakan Enoh, infrastruktur jalan dan drainase masih banyak yang perlu dibenahi. Enoh mengajak masyarakat dapat berkontribusi upaya perbaikan disegala hal. Selain itu, Enoh juga menyampaikan banyak lampu penerangan jalan umum (Lpju) yang rusak dan belum terpasang sehingga lingkungan gelap gulita. Kondisi demikian kerap memicu tindak kejahatan serta peredaran narkoba yang meresahkan.
“Banyak Lpju yang rusak dan belum terpasang. Akibatnya, rawan begal dan narkoba. Ini perlu menjadi perhatian. Koordinasi dengan aparat hukum harus dilakukan bersama, ” tutur Enoh.
Pada kesempatan itu juga Enoh minta fasilitasi anggota DPRD Medan Daniel Pinem  untuk perbaikan trotoar sepanjang  Jl Ngumban Surbakti. Kondisi rusak saat ini sangat mengganggu pengguna jalan kaki. Diharapkan trotoar diperbaiki untuk kenyamanan para pejalan kaki.
Keluhan yang sama juga disampaikan Nurhanifah Sianipar, warga Jalan Kopra Raya menyampaikan sebanyak 4 titik lampu jalan di wilayahnya mati, akibatnya narkoba marak disana. Selain itu, dia juga meminta agar pembangunan drainase di Jalan Kopra Raya dilanjutkan. ”Kenapa kami minta dilanjutkan, karena drainase di Jalan Kopra Raya itu tidak tuntas, berawal tapi tidak berujung,” katanya.
Sementara, Justinus Tarigan, warga Jalan Panili Raya, meminta agar dilakukan pembangunan drainase di daerah itu. Sebab, setiap kali hujan wilayah tersebut selalu banjir. “Juga agar dibangun drainase beton dari Jalan Bambu Raya sampai Tembakau Raya,”pintanya.
Menyikapi berbagai keluhan warga, Daniel Pinem, menyampaikan menjadi masukan untuk disampaikan kepada Pemko Medan agar ditindaklanjuti menjadi program pembangunan. ”Khusus untuk drainase, ini akan menjadi atensi bagi kami. Dari laporan Lurah, ada 45 titik,” katanya.
Daniel menyebutkan, saat ini Pemko Medan sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur. “Memang banyak yang dilakukan, tapi banyak juga yang tertinggal,” ujarnya.
Kedepan, Sekretaris FPDIP DPRD Kota Medan ini meminta agar masyarakat berperan aktif dalam pembangunan. “Artinya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan, karena tahun 2018 program pembangunan itu sudah di programkan. (SB/lam)

Comments

Tinggalkan Balasan