Ratusan Warga Sei Kepayang Tuntut Pemerataan Pembangunan

Warga Sei Kepayang yang tergabung di Formas Sungkep Bersatu saat menggelar aksi di depan Kantor Bupati Asahan. (F/SB.dok)

Sentralberita – Asahan | Ratusan warga Sei Kepayang tuntut pemerataan pembangunan dengan cara melakukan aksi damai ke Kantor Bupati dan Kantor DPRD Asahan, Senin (2/10).

Kedatangan ratusan warga itu menuntut pemerataan pembangunan, sebab hingga saat ini mereka belum ikut menikmati buah dari hasil pembangunan dan mereka terkesan hanya menjadi komoditi politik oleh para penguasa saat akan menduduki jabatan baik itu sebagai kepala negara mau pun anggota legeslatif, ujar salah seorang peserta aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sei Kepayang (Formas Sungkep) Bersatu.

Jika ditinjau dari segi pendapatan, Sei Kepayang merupakan salah satu daerah yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah ( PAD) dari hasil buminya, namun hingga saat ini pembangunan di daerah kami masih minim, tegasnya.

Formas Sungkep Bersatu mendesak agar Bupati Asahan dan Ketua DPRD Asahan untuk merealisasikan hasil musrembang, kami minta agar direalisasikan rencana pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan akses utama untuk kelancaran mengangkut hasil bumi.

Warga juga meminta agar perusahaan – perusahan perkebunan yang beroprasi di wilayah itu untuk mengeluarkan dana CSR untuk membantu percepatan pembangunan. Bupati juga harus bertanggung jawab atas penderitaan masyarakat selama ini karena merasa tertinggal.

Pantauan dilapangan, sebelum menujuh Kantor DPRD Asahan, peserta aksi sempat membakar baju seragam Tim pemenangan pasangan H Taufan Gama Simatupang dan H Surya BSc. Perwakilan warga akhirnya diterima oleh Komisi C yang membidangi pembangunan di Kantor DPRD Asahan.(SB/susilawadi)

Comments