Parlaungan: Warga Berhak Mendapat Lpju

Sentralberita| Medan~Kondisi kota Medan tetap saja gelap gulita. Masalah lampu penerangan jalan umum (Lpju) kerap dikeluhkan masyarakat. Masyarakat yang seharusnya menikmati lampu penerangan jalan sebagai kompensasi karena sudah membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 7 persen dari pembayaran rekening listrik setiap bulannya tidak terealisasi.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong ST kepada wartawan  Kamis (19/10/2017), menyebutkan masalah lampu jalan merupakan tanggungjawab Pemko Medan. Pemko seharusnya menganggarkan biaya pemeliharaan dan pemasangan baru.
“Dari PPJ 7 persen itu, ada keuntungan Pemko Medan. Jadi Pemko Medan juga secara moral harus bertanggungjawab kalau ada lampu jalan yang mati, ” ujarnya.
Terkait lampu jalan yang mati karena kerusakan atau kehilangan bahan lainnya
 Politisi Partai Demokrat itu menyarankan agar Pemko Medan memberdayakan kepala lingkungan (Kepling) untuk memantau di lapangan bila ada pekerjaan dari PLN atau pihak ketiga yang disuruh PLN. Selain itu material yang digunakan harus berstandar SNI, karena bisa saja ada oknum yang nakal mempergunakan material non SNI sehingga berakibat banyak rusak lampu jalan.
Simangunsong menegaskan pihaknya sudah sering mengingatkan dinas terkait untuk melakukan pemeliharaan lampu jalan. Masayarakat sudah dikenakan PPJ, jadi sudah sewajarnya mereka mendapatkan penerangan jalan.
Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus ada membuat lampu jalan baru untuk mememuhi kebutuhan penerangan masyarakat. Saat ini kerusakan lampu jalan di Medan diperkirakan mencapai 30 persen, ujar Ketua AKLI Sumut itu.
Sistem pemeliharaan hendaknya diubah, artinya kalau ada lampu yang padam, segera diperbaiki, jangan menunggu banyak yang rusak baru diperbaiki. Saat ini, pemeliharaan lampu jalan dilakukan secara swakelola oleh dinas yang bersangkutan.
Untuk itu, anggaran pemeliharaan sudah ditampung di P-ABPD 2017 sebesar Rp 12 miliar. Dinas terkait harus memprogramkan biaya penambahan dan pemeliharaan agar seluruh lampu jalan di Medan bisa nyala dan terpelihara, ujarnya lagi.
Dari PPJ yang disampaikan masyarakat, diperkirakan Rp 20 miliar perbulan sehingga pertahun mencapai Rp 240 miliar, setidaknya untuk anggaran pemliharaan lampu jalan disisihkan 40 persennya, ujarnya lagi. (SB/LM)

Comments

Tinggalkan Balasan