Peredaran Narkoba di Asahan Mengkhawatirkan

Sentralberita – Asahan | Aparat terkait diminta untuk lebih giat melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan narkotika di Kabupaten Asahan, pasalnya sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan H Azhari R Lubis salah seorang tokoh agama di Kabupaten Asahan, Minggu (10/9) saat berbincang dengan Sentralberita.com di kediamanya, saat ini kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan sebab pelaku kejahatan narkotika sudah berani mengembangkan sayapnya ke berbagai lapisan masyarakat, ujarnya.

Jika beberapa tahun yang lalu pelaku kejahatan narkotika hanya sebatas orang dewasa, saat ini pelaku kejahatan narkotika sudah melibatkan remaja dan anak – anak, ” pihak terkait seperti aparat Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) diminta serius dalam menjalankan tugasnya, jangan ada lagi cerita miring di masyarakat “, tegas Ustad jebolan Gontor itu.

Kepolisian dan BNN memiliki anggaran dan personil yang memadai untuk menghambat laju pertumbuhan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Asahan khususnya dan di Indonesia pada umumnya, ” narkoba sudah mengancam stabilitas negara sehingga aparat terkait diminta untuk lebih serius, jangan beri ruang gerak bagi pelaku kejahatan narkotika Asahan “, pintanya.

Hal senada dikatakan Raden, merujuk pernyataan dari Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga di media yang mengatakan narkoba masih marak di Asahan dilihat dari hasil penindakan pada Ops Antik 2017 yang dilancarkan pada bulan Agustus lalu, maka diminta untuk menindak lanjuti pernyataan itu, ungkap Raden.

Banyak lokasi disinyalir dijadikan ajang oleh pelaku penyalagunaan narkotika yang masih belum tersentuh seperti tempat hiburan malam dan rumah – rumah kost dimana pelaku menjadikan lokasi tersebut sebagai ajang transaksi dan penyalagunaan narkotika, masyarakat siap membantu tinggal lagi bagaimana keseriusan pihak terkait.(SB/susilawadi)

Comments