Mampos…!!! Dua Spesialis Bongkar Rumah Didor


Kedua tersangka terpaksa dipapah setelah mendapat perawatan di RSUD HAMS Kisaran.(F/SB.dok)

Sentralberita – Asahan | Unit Jatanras Polres Asahan terpaksa melumpuhkan spesialis bongkar rumah asal Kabupaten Batubara, kedua tersangka coba melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.

Hal itu dikatakan Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Putra Samara didampingi Kanit Jatanras Ipda Khomaini, Jumat (1/9/2017) saat dikonfirmasi Sentralberita.com, terpaksa diambil tindakan tegas dengan cara melumpuhkan dengan tembakan terarah sebab kedua pelaku coba melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam, tegas Ipda Khomaini.

Kedua tersangka masing – masing, Rahmad Ginting alias Bambang (33) warga desa Limau Laras dan Muslim alias Ulim (20) warga Gang Sempurna Dusun V desa Bagan Dalam, keduanya warga Kabupaten Batubara yang melakukan tindak pencurian di 10 TKP dengan modus bongkar rumah, ujar perwira pertama itu.

Masih menurut Kanit Jatanras, penangkapan berawal dari laporan orang tua korban Rini Kalsum (15) warga Dusun IV Aek Belu desa Lestari Kecamatan Buntu Pane pada Rabu (23/8), ” korban lapor Polisi karena dua unit Hp milik korban digondol maling yang berhasil masuk kedalam rumahnya setelah merusak pintu dapur, selain itu orang korban berhasil menemukan dua unit sepeda motor yang diduga milik pelaku “, bebernya.

Salah satu tersangka yang berhasil dihubungi melalui Hp korban sempat mengancam akan membunuh keluarganya jika mengambil sepeda motor mereka yang disimpan disemak – semak tidak jauh dari rumah korban, ” salah satu tersangka coba mengancam korban dengan ucapan akan membunuh satu keluarganya jika mengambil sepada motor mereka “, tambahnya.

Selain mengamankan dua orang tersangka, Unit Jatanras berhasil mengamankan dua unit sepeda motor, dua unit Hp, tiga buah kain sarung, sebilah parang, obeng serta satu buat dompet, ” dua pelaku yang identitasnya sudah dikantongi saat ini masih buron”, pungkas Ipda Khomaini.

Kedua spesialis bongkar rumah asal Kabupaten Batubara saat dikonfirmasi mengaku telah membongkar 10 rumah diseputaran Kabupaten Asahan, yang saya ingat ada 10 kali melakukan pencurian dengan modus bongkar rumah dilokasi dan waktu berbeda, hasil pencurian kami bagi rata termasuk dua orang rekanya yang belum diamankan, ” kami ada empat orang, hasil dari membongkar rumah di 10 lokasi kami bagi rata, ujar Rahmad Ginting diamini oleh Muslim.(SB/susilawadi)

Kedua tersangka terpaksa dipapah setelah mendapat perawatan di RSUD HAMS Kisaran.(F/SB.dok)

Comments

Tinggalkan Balasan