Begini Kesiapan Tim Medis Hadapi Isak-Tangis Sunat Massal TMMD

Dandim 0201/BS Bambang menyaksikan anak-anak yang disunnat massal, Sabtu (foto-SB/husni l)

Sentralberita| Medan ~ Isak tangis dan teriakan menggemuruh di RS Columbia Asia. Usut punya usut, suara berdenging itu berasal dari kegiatan sunatan massal yang diprakarsai Kodim 0201/BS dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 99 tahun 2017.

Sebanyak 40 anak-anak yang berasal dari Kampung Sentosa Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan menjadi peserta sunatan massal. Jumlah itu bertambah karena yang datang mencapai 41 anak kelebihan  itu tetap dilakukan penyunatannya.

Pantauan di lapangan, sejumlah anak lelaki itu merasa ketakutan. Ketika mendapat giliran untuk berbaring di tempat tidur ‘pemotongan’, raut wajahnya pucat pasi.

Ada yang berteriak ketakutan. Ada juga yang meringis kesakitan dan menangis air mata. Kondisi ruangan sunatan massal menjadi riuh. Tapi begitu lah memang kondisinya dalam pelaksanaan sunatan massal.

Dengan sigapnya, tim medis diperbantukan prajurit Kodim 0201/BS mencoba merayu dan membujuk para anak kampung itu untuk tetap tegar. “Tidak sakit loh, kan dibius. Sakitnya sedikit aja,” rayu salah seorang tim medis kepada peserta sunatan massal.

GM RS Columbia Renhard Lumban Tobing menjwab wartawan, tim medis yang menangani anak sunat masal adalah para dokter bedaa melakukan kegiatan yang sudah biasa melakukan kegiatan yang sama.

Sementara itu, Kapten TM Panjaitan sebagai Tim Satgas TMMD Kodim 0201/BS mengatakan, aksi sosial ini terlaksana berkat bekerjasama dengan RS Columbia Asia. “Ada sekitar 35 anak-anak lelaki yang dikhitan yang disaksikan Danramil 0201/BS, Kolonel Bambang Herquanto,” katanya.

Kapten TM Panjaitan mengatakan, anak-anak warga Kampung Sentosa dibawa menggunakan bus milik Kodim 0201/BS ke RS Colombia Asia setelah didata sebelumya. (SB/husni l)

Comments

Tinggalkan Balasan