2 Sepeda Motor Diamankan pada Operasi Asmara Subuh

Sentralberita| Medan~ Tim gabungan kembali  melakukan operasi  penertiban terhadap para pelaku asmara subuh, Minggu (11/6). Selain di  Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal,  penertiban juga dilakukan di kawasan Medan Belawan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

 Di kawasan Jalan Ring Rod, tim gabungan terdiri dari unsur Polresta Medan, Denpom I/5 Medan, TNI AU, Dinas Perhubungan, Satpol Kota Medan, jajaran Polsekta Medan Sunggal serta seluruh unsur Kecamatan Medan Sunggal   kembali mengamankan dua unit sepeda motor setelah pengendaranya tidak membawa SIM dan STNK.

 Seperti biasa penertiban dilakukan setelah tim gabungan melaksanakan apel di halaman eks SPBU Petronas dipimpin dipimpin Kanit Shabara Polsek Medan Sunggal, AKP Enan S sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah itu tim melakukan penjagaan di pinggir jalan untuk menghentikan para pelaku asmara subuh, terutama  yang tidak mengenakan helm.

Meski sudah berulangkali melakukan penertiban dari sejak awal Ramadhan sampai memasuki hari ke-16 namun  masih ada saja para pelaku asmara subuh yang nekat bersepedamotor tanpa mengenakan helm.  Akibatnya mereka pun harus berurusan dengan tim gabungan, bagi yang apes tidak bawa SIM dan STNK, sepeda motornya pun langsung diamankan.

Sedangkan bagi  yang hanya membawa SUM dan STNK saja, tim gabungan melalui petugas Satlantas Polrestabes Medan pun menilan SIM maupun STNK. Dari penertiban yang berlangsung selama 1 jam lebih tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor dan menilang 6 STNK serta 2 SIM.

Dari pantauan di lapangan, tim gabungan tampat tegas dalam melakukan penertiban. Setiap pengendara sepeda motor yang melintas tanpa mengenakan helm langsung dihentikan. Setelah itu dilakukan pemeriksaan secara ketat. Selain SIM dan STNK, tim gabungan juga memerika isi jok sepeda motor, termasuk tas maupun ransel yang dibawa.

Ada beberapa pengendara yang nekat mencoba menerobos lokasi penertiban, namun upaya mereka kandas. Sebab, tim gabungan lebih cepat dan langsung mengentikan laju sepeda motor serta mematikan kunci kontak. Setelah itu pengendara sepeda motor pun pasrah setelah sepeda motor mereka diamankan karena tidak membawa SIM dan STNK.

Ada juga pengendara sepeda motor yang beruntung. Ketika dihentikan, mereka tidak membawa SIM dan STNK. Namun mereka cepat menghubungi orang tua dan minta segera dibawakan SIM dan STNK sepeda motornya. Setelah orang tuanya datang dan menunjukkan SIM dan STNK, sepeda motor itu pun dilepaskan kembali  seraya di-warning keras agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

Usai penertiban,  Kanit Shabara Polsek Medan Sunggal, AKP Enan S mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik dalam melakukan penertiban pelaku asmara subuh. “Penertiban  yang dilakukan pagi ini berjalan dengan baik dan lancar. Kita  telah melakukan penindakan berupakan penilangan dan penahanan sepeda motor. Pertahankan terus kerjasama ini, sedangkan penertiban selanjutnya akan disampaikan kembali kepada satuan masing-masing,” kata AKP Enan.

Sementara itu di Belawan, penertiban pelaku asmara subuh dipimpin Camat Medan Belawan, Ahmad. Kembali tim gabungan menyisiri kawasan Panati Anjing, Jalan Pahlawan, Jalan Kol L Yos Sudarso persis dekat pintu tol, hasilnya aman dan terkendali sebab tidak ditemukan aksi kebut-kebutan di jalan raya. (H)

Comments

Tinggalkan Balasan