Prof Alesyanti Ungkap Kunci Proposal Penelitian Dibiayai Ristekdikti

Sentralberita|Medan~ Prof Dr Alesyanti mengungkap kunci penting agar proposal penelitian dosen lolos untuk dibiayai oleh Ristekdikti.

Hal yang pertama, katanya, adalah kesesuaian dalam   format penulisan dan skim yang diikuti   dosen sesuai dengan kepangkatan.

“Dan yang tidak kalah penting adalah setiap dosen harus mempunyai kepakaran dan roadmap yang jelas. Jika dosen sudah mempunyai kepakaran maka hampir tidak ada alasan bagi reviewer, untuk menolak proposal tersebut,” katanya pada Seminar Strategi Pemenangan Hibah Ristekdikti dan Review Proposal Penelitian di aula kampus UNPRI, baru-baru ini.

Seminar yang menghadirkan Prof Dr Alesyanti  MPd sebagai naeasumber itu, juga dihadiri Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard  SH MKn, Wakil Rektor I Seno Aji S Pd M Eng Pract, Ketua Panitia Edy Fachria SSi MSil dan para dekan serta para dosen di jajaran UNPRI

Wanita berkerudung ini juga menyampaikan,   bagaimana tips dalam menentukan judul   penelitian.

Dalam menentukan judul, kata wanita berdarah Minangkabau ini, tidak usah terlalu lama berpikir, lihat kondisi sekitar kita, permasalahan apa saja yang timbul dan  segera  tuliskan, buat segera kerangka   penelitian.

“Banyak sekali hal dalam kehidupan sehari-hari yang bisa diangkat sebagai topik penelitian, dan itu merupakan hal-hal yang cukup sederhana, seperti pengaruh suku dalam  pertengkaran atau perceraian dalam rumah tangga, bahkan hal yang sangat sederhana seperti maraknya acara-acara televisi, yang menggunakan sistem polling dalam menentukan pemenang suatu kontes, apakah sistem polling itu efektif atau tidak,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wakil Rektor I Seno Aji S Pd M Eng Pract menyatakan, kuantitas dan kualitas penelitian dosen di suatu universitas memiliki peranan penting dalam peningkatan rating universitas.

Dalam paparannya juga, Seno Aji    menyebutkan, saat ini UNPRI sudah fokus pada peningkatan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat.

Menurut Seno Aji,  dosen-dosen merupakan ujung   tombak untuk mencapai hal ini. Dia  juga yakin, bahwa dengan acara ini diharapkan akan mampu menjadi stimulus dalam meningkatkan kuantitas penelitian dosen, terutama untuk pembiayaan di tahun 2018.

Terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn berharap dengan seminar ini, dapat memotivasi para dosen UNPRI untuk melakukan penelitian.

“Mudah-mudahan  seminar  ini, dapat memberikan dorongan dan inspirasi bagi dosen-dosen UNPRI, untuk aktif melakukan penelitian,” tandas Tommy.

Dikatakan Tommy Leonard, bahwa  dosen itu, harus lebih termotivasi melakukan penelitian agar proses Tri Darma Perguruan Tinggi dapat berjalan secara lebih maksimal. (SB/01/rel)

Comments

Tinggalkan Balasan