Buka Puasa Bersama, Gubsu: Islam Anjurkan Kejururan dan Disiplin bagi Umatnya

Sentralberita| Medan~Memasuki hari ketiga Bulan Ramadhan, Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi dan Wakil Gubsu Nurhajizah berbuka puasa dan bersilahturahmi bersama dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, bupati/walikota  dan  alim ulama se Sumut, Senin (29/05).

Dalam kesempatan itu Gubernur menghimbau semua pihak memanfaatkan ramadhan untuk meningkatkan infaq dan sedekah bagi fakir miskin.

“Saya menghimbau kepada saudara-saudara yang mempunyai kemampuan lebih, mari kita tingkatkan pemberian infaq dan sedekah pada bulan suci ramadhan ini, terutama kepada saudara-saudara kita fakir miskin yang membutuhkanuluran tangan kita,” imbuh Gubernur Erry Nuradi.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, para pimpinan Perguruan Tinggi di Sumut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Kepala BINm Sekda Provsu H Hasban Ritonga, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Walikota Siantar, para alim ulama dan pimpinan ormas.
Gubsu sebelumnya juga mengajak segenap umat muslim di Sumut untuk melaksanakan puasa dan berbagai amalan lainnya dengan tujuan untuk menjadi pribadi taqwa.

“Puasa juga dapat meningkatkan kejujuran dan kedisiplinan diri, karena tanpa kejujuran dan kedisiplinan kita akan sulit untuk menjadi bangsa yang maju,” ujar Erry.

Islam, lanjut Erry, adalah agama yang menganjurkan umatnya agar terus meningkatkan kejujuran dan kedisiplinan  agar masa depannya menjadi lebih baik.

Dalam moment silahturahmi yang juga dihadiri para Kepala SKPD jajaran Pemprov Sumut tersebut Gubsu juga mengingatkan bahwa tugas-tugas pemerintahan ke depan semakin kompleks dan memerlukan penanganan lebih intensif.

Terlebih-lebih dalam menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan komunikasi dan teknologi yang begitu cepat dan merambah setiap sisi kehidupan masyarakat.

Untuk itu, Gubsu Erry mengajak semua pihak bersama-sama menyatukan potensi  untuk mensukseskan pembangunan bangsa dan negara.

“Marilah kita semua menatukan potensi yang kita miliki sesuai denan bidang tugas masing-masing dalam melanjutkan pembangunan bangsa dan Negara,” imbuhnya.

Gubsu dalam kesempatan tersebut menyerahkan beasiswa secara simbolik kepada 120 mahasiswa dari Sembilan perguruan tinggi di Sumut. Beasiswa yang disalurkan tersebut dihimpun oleh Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI).

Ketua Pimpinan Wilayah Alwashliyah Sumut Prof DR Saiful Akhyar Lubis  yang mengisi tausiyah menjelaskan agar Ramdhan  hendaknya tidak dipandang sebagai rutinitas atau seremonial belaka. Karena menurutnya Allah tidak sia- sia menempatkan Ramadhan bagi umatnya.

“Apan yang kita puasakan dalam sebulan hendaknya bisa dipuasakan dalam 11 bulan ke depan. Jadi tidak hanya sekedar bayar hutang, kita ingin mencapai dan menggapai keberuntungan. Tiada berhingga kebajikan yang diterima dari tahun ke tahun. Sehingga akan tercipta manusia yang konsisten dalam penegakan kebaikan dalam hati tidak mengenal bulan,” jelas Akhyar. (SB/01)

Comments