Wanita Pintar Masakan Arab ini Terbentur Modal, Begini Keluhannya…

Farida berdarah Arab yang pintar masak dan cukup disenangi teman-temannya. (Foto-SB/DS)

Sentralberita| Medan~ Dunia bisnis adalah dunia yang butuh modal. Tak dipungkiri mau modal besar atau pun modal kecil tapi modal itu harus disediakan oleh seorang pengusaha pemula. Demikian yang dialami oleh Farida, wanita yang pintar masak masakan Arab ini masih terbentur dalam soal modal. Apa saja keluh kesahnya.

“ Saya memang berniat sekali mau berbisnis kuliner masakan Arab ini. Tapi, sampai saat ini yang masih jadi kendala bagi saya itu adalah modal,” kata Farida saat ditemui Sentralberita.com, kemarin.

Menurut Farida, kuliner serba Arab yang dibikinnya itu yakni sop kari, nasi kebuli, nasi briani, roti cane, roti jala, bubur daging kambing ( bubur ala Arab, red) dan lain-lain. Saya coba masakan serba Arab ini mana tahu banyak yang suka,” aku Farida menambahkan usahanya ini diberinya nama Marwa.

Wanita berdarah Arab, Batak dan Melayu ini mengaku masakan Melayu itu hampir sama dengan masakan Arab. “ Betti atau beda-beda tipislah. Apalagi di keluarga saya semua paling doyan dengan masakan Arab. Nenek dan ibu saya paling pintar memasak makanan Arab ini. Makanya, saya tinggal meneruskan masakan ini bukan hanya buat keluarga saja tapi saya ingin jualan masakan Arab ini.”

Begitupun, kata Farida, yang masih menjadi kendalanya sampai saat ini adalah modal. Jika dia ingin  sewa tempat atau lokasi jualan. “ saya bingung mau sewa tempat tapi belum ada modal,” akunya. Makanya, sampai saat ini ibu tiga orang anak ini masih memanfaatkan jika ada orang yang pesan masakannya.

“ Saya rajin menawarkan masakan ala Arab ini pada teman-teman saya. Pengajian dan Arisan. dan lain-lain. Alhamdulillah, rata-rata lidah mereka cocok dengan masakan ala Arab bikinan saya. Bahkan lama-lama karena sudah ketagihan teman-teman minta agar saya jualan saja sekalian, “ ujar Farida tertawa renyah.

Untuk  semakin meyakinkan dengan rasa menu masakannya, Farida memberanikan diri ikut pameran. “ Mudah-mudahan dengan pameran, masyarakat Medan yang datang ke pameran mau mencicipi makanan saya dan suka. Syukur kalau ada orang yang melihat saya di pameran mereka mau  ngajak joint dan kerja sama,” ujar Farida menjelaskan untuk masak roti jala ini dia masaknya tak memakai santan,” hanya perlu bumbu saja dan kasih air dikit. Kalau sudah matang, apinya akan dikecilkan.”   (SB/DS)

Comments