Tim Reserse Polrestabes Medan Tangkap 15 Pembuhan Berencana

Polrestabes Medan menunjukkan korban pembunuhan (foto/SB/AR)

Sentralberita| Medan~ Tim Reserse Polrestabes Medan,  Minggu (22/04/2017) pagi menangkap lima belas pelaku pembunuhan berencana, menyusul adanya temuan seorang mayat  di tepi sungai  dengan kondisi terbungkus dengan goni.

Dari hasil penyelidikan, para pelaku yang juga merupakan jaringan peredaran narkoba,korban dibunuh karena diduga memberikan  informasi dan melaporkan kepihak kepolisian atas peredaran narkoba yang dilakukan para tersangka tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan, pembunuhan ini bermula adanya aksi pengrebekan narkoba yang di lakukan oleh tim satuan narkoba polrestabes Medan, dimana saat itu korban yang berada di lokasi  ketakutan dan lari ke tepi sungai, namun saat berhasil kabur otak pelaku berinisial S malah membawa korban ke sebuah rumah kosong yang sudah ditunggu oleh empat belas tersangka lainya,  sehingga aksi penganiaayaan dilakukan oleh para pelaku terhadap korban hingga tewas.
Menurut Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Medan , dari pengakuan tersangka,  korban diketahui kerap memberikan informasi hingga menjadi sebutan bagi para pelaku yang diduga kuat melaporkan aksi peredaran narkoba di Kecamatan Medan kota dan Kecamatan Medan Maimun tersebut ke pihak kepolisian,  sehingga kelima belas pelaku ini langsung merencanakan pembunuhan dengan menganiaya korban dan membuang jenazahnya ke tepi sungai dengan dibungkus goni.

Sementara itu,  upaya ini akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian, dimana mengingat lokasi kejadian tersebut merupakan kampung narkoba dan juga melakukan tindak tegas terhadap masyarakat yang mencoba melindungi bandar dan pengedar narkoba.

Sedangkan Bripka Rinto Arwan terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,  karena mengalami luka tusukan di bagian lengan tangannya oleh  para pelaku  yang mencoba memebrikan penyerangan saat  penangkapan  dilakukan dan sejauh ini pihak kepolisian terus menyelidiki kasus tersebut guna menangkap bandar narkoba dan pelaku lainya yang menjadi penyerangan terhadap pihak kepolisian. (SB/AR)

 

Comments