IM3 Beramal Sambil Berbisnis

Sentralberita| Medan~ Ikatan MAMI  MUKMINUN MEDAN atau yang disingkat dengan IM3 adalah sekumpulan ibu-ibu yang di susun dalam kelompok-kelompok yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. IM3 sendiri mempunyai  Visi Missi yakni Fastabiqul Khairat yakni berlomba-lomba dalam kebaikan. Juga memajukan kaum perempuan dalam berbagai pengetahuan seperti  Training Kepribadian, ESQ, seminar, keterampilan menjahit, kuliner, salon dan lain-lain.

“ IM3 sendiri didirikan oleh salah seorang Mantan Jurnalis salah satu Media Nasional terkemuka. Tujuan IM3 sendiri untuk  menghimpun potensi kaum wanita Islam seKota Medan secara Fastabiqul Khairat dan menggalang  Majelis Taklim yang bersilahturahmi dan membangun. Arti kata Mukmin, Mukminin dan Mukminun berasal dari Bahasa Arab berdasarkan ilmu Shorof yang artinya  sama saja yakni orang yang beriman kepada Allah dan menjalankan perintahNya serta menjauhi segala laranganNya,” kata Ketua Umum IM3, Hj Rita Dulong diselah-selah peresmian Yayasan Dua Satu Dua Rumah Asuhan Bayi dan balita “ Ashabul KahfiJumat, 7 April 2017 di Jl Hoki Medan.

Menurut Hj Rita Dulong, nama IM3 ada tiga bahasa di dalamnya. Mami diambil dari Bahasa Inggris, Mukminun dari  Bahasa Arab dan Medan di ambil dari Bahasa Indonesia. “ IM3 juga bukan pure Pengajian saja. In Shaa Allah, bulan ini kami akan mulai belajar keterampilan menjahit, tata boga, salon dan lain-lain,” ungkap Hj Rita Dulong.

Dalam kurun waktu  5 bulan sejak  IM3 ini berdiri,” kami sudah mengikuti  seminar  ESQ di Universitas  Potensi  Utama. Kebetulan ada dari kami owner  Universitas tersebut. Kemudian, kami sudah sering ikut bazar dan pameran. Di IM3 sendiri  kita memberikan kesempatan seluas-luasnya buat para ibu-ibu untuk berbisnis. Jadi keterampilan yang mereka miliki bisa di ikut sertakan untuk mengikuti bazar dan pameran yang ada di Kota Medan. Bhakan, kalau bisa ikut pameran sampai ke luar kota, ” ujar Hj Rita Dulong menjelaskan IM3 sendiri baru berdiri lima bulan yang lalu tepatnya akhir November tahun lalu.

Dengan jumlah anggota berkisar 200 orang lebih berasal dari berbagai kalangan diantaranya Pegawai Negeri, Karyawan Swasta, Dosen, Pengusaha, Wiraswasta, pemilik Universitas, ibu rumah tangga, Jurnalis dan lain-lain.

“  Untuk Pengajian diadakan sebulan sekali  yakni setiap hari Rabu, minggu ke-empat. Ustadz yang memberikan Tausyah juga berganti-ganti.  Uang iuran hanya  Rp 20 ribu per bulan. Kita juga memiliki PIN dan  ID Card. IM3 juga akan melakukan kerja sama dengan rumah makan, salon, bengkel, rumah sakit, Universitas Potensi Utama dan lain-lain dengan memberikan discount buat pemegang Id Card  IM3, ” jelas Hj Rita Dulong didampingi Ketua I, Ina Lovina dan Ketua  II Iedha Ray.

Menurut Sekretaris Umum IM3, Debbi Safinaz Arifin, sampai saat ini IM3 masih membuka kesempatan buat para ibu-ibu Kota Medan untuk ikut bergabung di dalam wadah IM3. “ Siapa saja boleh ikut bergabung di IM3. Tujuannya agar ibu-ibu di Kota Medan bisa memiliki keterampilan dan mengembangkan bisnisnya yang berguna buat diri sendiri dan keluarga tentunya. Serta bisa juga buat menambah income keluarga,” aku Debbi didampingi Wakil Sekretaris IM3, Boeche.

Adapun Formatur Kepengurusan IM3 sendiri  yakni  Penasehat I Hj  Rachmawaty Sofyan Raz, Penasehat II Nuriandy,  Ketua Umum Hj Rita Dulong, Wakil  Ketua I, Ina Lovina dan Wakil Ketua II, Iedha Ray. Sekretaris Umum, Debbi Safinaz Arifin,  Bendahara Umum Rr Ayu Retno.

Ketua Seksi Organisasi Sri Rahayu, Ketua Seksi Humas Dina Eldelina, Ketua Seksi Sosial dan Islami Enizar Dona serta Ketua Seksi Pendidikan dan Pelatihan Bunda Anita. (SB/DS)

 

Comments

Tinggalkan Balasan