DPRD Medan Tak Tahu Penertiban Pedagang Jl. Bulan

?

Sentralberita| Medan~ Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Medan, Boydo HK Panjaitan mengakui pihaknya tidak mengetahui rencana Pemerintah Kota ( Pemko) Medan untuk melakukan penertiban terhadap pedagang di Jl. Bulan Medan.

Bahkan, politisi Partai Demokrasi Indonesia ( PDI) Perjuangan itu sangat menyesalkan hingga kini pihaknya tidak pernah diajak berkomunikasi terkait tujuan relokasi dan penertiban pedagang Jl.Bulan ( eks Sambu).

” Ya! Hingga kini kami ( Komisi C- red) enggak pernah tau soal rencana penertiban terhadap Jl. Bulan. Tak ada pernah surat disampaikan kepada kami dari Pemko Medan terkait mau dijadikan apa pasca relokasi nantinya” sebutnya kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Selasa (4/4).

Dalam kesempatan itu, Boydo juga mempertanyakan alasan Pemko Medan melakukan penertiban pedagang di Jl. Bulan. Sebab, sepengetahuannya kawasan itu merupakan jalan tidak terpakai.

Sehingga sambungnya, alasan keberadaan pedagang yang menimbulkan kemacetan patut dipertanyakan.

Untuk itu, katanya, Komisi C DPRD Medan berencana memanggil Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya untuk mempertanyakan kejelasan rencana penertiban pedagang Jl. Bulan.

” Kita akan panggil Dirut PD Pasar dan Satpol PP Medan guna mempertanyakan rencana penertiban pedagang di Jl. Bulan, ” tandasnya.

Sebelumnya, puluhan pedagang Jl. Bulan melakukan unjukrasa di depan kantor Walikota Medan.

Para pedagang meminta Perusahaan Daerah (PD) Pasar untuk tidak menertibkan ratusan kios di Jalan Bulan, lantaran kios-kios tersebut tak mengakibatkan kemacetan.

“Bukan kami (Pedagang) yang buat kemacetan. Tapi anak sekolah, di sana ada dua sekolah yang parkir mobilnya sampai ratusan,” ucap Ketua Forum Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima AP Luat Siahaan kepada perwakilan pemko di antaranya Kabag Perekonomian, Suherman.

Menanggapi hal ini Suherman berjanji akan memfasilitasi para pedagang untuk kembali bermusyarah dengan PD Pasar.

“Paling lama seminggu ini akan kita fasilitasi musyawarah hingga ada jalan keluar yang tidak merugikan kedua pihak,” ucap Suherman.

Ia juga mengizinkan pedagang kembali berjualan di Jalan Bulan sebelum ada pertemuan tersebut.

“Sebelum ada musyawarah silahkan berjualan. Tidak akan ada penggusuran sebelum musyawarah,” ucapnya mengakhiri. (SB/01)

 

Comments

Tinggalkan Balasan