PSSI akan Evaluasi Wasit, 4 Pemain Asing Diperbolehkan

ilustrasi kartu merah

Sentralberita| Jakarta~Dalam waktu dekat komite wasit juga melakukan evaluasi terhadap wasit-wasit lokal yang memimpin pertandingan selama Piala Presiden 2017.

Di sisi lain, kompetisi tertinggi di kancah sepak bola Indonesia yang diikuti 18 tim terbaik akan bergulir mulai Sabtu, 15 April 2017. Untuk regulasi, PSSI menyatakan tidak jauh berbeda dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya seperti setiap klub hanya boleh mengontrak maksimal tiga pemain asing, di mana dua orang merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia atau disebut aturan dua plus satu.

Namun, klub bisa memiliki empat pemain asing kalau bisa mendatangkan pesepak bola ternama atau disebut marquee player. Salah satu marquee player yang sudah mengonfirmasi kepastian bermain di Liga 1 adalah Michael Essien yang telah dikontrak Persib Bandung.

Kemudian, setiap klub diharuskan mengontrak sedikit-dikitnya lima pemain dengan umur di bawah 23 tahun (U-23) dan wajib memainkan paling sedikit tiga orang pada setiap laga. Terakhir, aturan yang akan diterapkan adalah pembatasan usia pemain, yakni satu tim memiliki maksimal dua orang pemain dengan usia 35 tahun ke atas.

Ia menyampaikan pihaknya belum bisa memastikan penggunaan wasit asing sampai ada keputusan, namun diharapkan jika diperlukan maka harus sesuai standar dan benar-benar berkualitas untuk memimpin pertandingan. Bukan itu saja, wasit asing juga diharapkan mampu menularkan sekaligus memperbaiki kualitas ‘pengadil lapangan’ dalam persepakbolaan Indonesia.

. “Komite wasit sedang mematangkannya dan akan segera diputuskan, termasuk dari negara mana wasit tersebut,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono ketika dikonfirmasi di Surabaya, Ahad (26/3).

Ia menyampaikan pihaknya belum bisa memastikan penggunaan wasit asing sampai ada keputusan, namun diharapkan jika diperlukan maka harus sesuai standar dan benar-benar berkualitas untuk memimpin pertandingan. Bukan itu saja, wasit asing juga diharapkan mampu menularkan sekaligus memperbaiki kualitas ‘pengadil lapangan’ dalam persepakbolaan Indonesia. (SB/01/rol).

Comments

Tinggalkan Balasan