Hendra DS Serap Keluhan Soal Listrik dan BDB di Medan

Hendra DS menterap aspirasi masyarakat di Jalan Sempurna dalam resesnya, Kamis (23/3)

Sentralberita| Medan~ Anggota DPRD Medan Hendra DS melakukan reses I  tahun 2017 di Jalan Sempurna Kelurah Sudirejo I Kecamatan Medan Kota untuk  menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, Kamis (23/03/2017).

Salah seorang warga bernam Khiariah  mengeluhkan soal tiang tiang listrik yang mulai lapuk di kawasan tersebut . Dalam kegiatan rutin DPRD Medan itu warga mengaku resah dengan keberadaan tiang listrik kayu di daerah mereka.

“Tiang-tiang listrik itu tidak ada lagi yang berdiri lurus, melainkan miring. Hal ini membuat kami khawatir sewaktu-waktu tiang itu tumbang karena cuaca buruk,” ungkapnya.

Katanya, Warga  telah melapor ke kelurahan dan PLN namun belum ada tanggapan. Bahkan pihak PLN telah melakukan survey dan sekedar membuat lubang namun belum ditindaklanjuti lagi.

” Kami sudah berulang kali melaporkan persoalan ini baik ke Kelurahan maupun ke pihak PLN. Tapi, sampai sekarang tidak ada respon.Padahal, PLN mengatakan tiang listik kayu berbahaya jika tumbang, karena bisa menyebabkan kebakaran.

” Kami takut, karena kata pihak PLN jika nanti tiang tiang yang lapuk itu runtuh bisa menimbulkan kebakaran, “keluhnya.

Menanggapi itu Hendra DS mengatakan akan menyampaikan ini kepada PLN.”Saya akan menyampaikan hal ini kepada PLN agar segera membuat tiang beton,” katanya.

Selain persoalan tiang listrik, masyarakat juga mengeluhkan Demam Berdarah Dengue (DBD).Warga mengatakan telah melapor untuk meminta fogging karena ada warga yang terkena DBD, namun tidak ada respon pemerintah.

“Kami sudah melapor ke kelurahan minta fogging, tapi tidak ditanggapi. Padahal sudah ada 2 anak yang kena DBD disini,” katanya.

Terkait itu Hendra mengatakan warga harus berkoordinasi dengan kepling dan kelurahan untuk mengatasi DBD, selain masalah kebersihan, ia juga akan menyampaikan pada Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging.

Selain itu Camat Medan Kota, Edi Mulia Matondang mengatakan jika sudah ada warga yang tekena DBD, harus ada bukti laboratorium ditunjukkan ke kelurahan.

” itu harus ada bukti labnya, karena fogging itu tidak boleh sembarangan dilakukan. Karena fogging itu tidak baik buat kita yang sehat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Medan itu juga  mengatakan peredaran Narkoba (narkotika dan obat-obat terlarang) di Medan khususnya Kecamatan Medan Kota sudah sangat memprihatinkan tanpa ada tindakan tegas dari pihak terkait.

“Masalah peredaran Narkoba di daerah ini sangat dikeluhkan warga dan minta pemerintah maupun aparat penegak hukum bertindak tegas,” ungkapnya.

Ia mengemukakan, memang saat ini obat-obatan terlarang (narkotika) sudah merambah seluruh lini dan sendi kehidupan manusia. Tidak hanya orang dewasa, sejumlah anak-anak juga telah terkontaminasi peredaran zat terlarang tersebut. (SB/01)

 

 

Comments