Tebing Tinggi Menuju Kota Jasa dan Perdagangan

Memasuki kota Tebing Tinggi (ilustrasi/net)
Memasuki kota Tebing Tinggi (ilustrasi/net)

Sentralberita| Medan~Tebinggi Tinggi kota yang terletak pada lintas utama Sumatera,  menghubungkan Lintas Timur dan Lintas Tengah Sumatera melalui lintas diagonal pada ruas Jalan Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Parapat, Balige dan Siborong-borong.

Luas wilayah Tebing Tinggi dengan semboyannya “Esa Hilang, Dua Terbilang”  adalah 38,438 km2 dan  terbagi atas 5 (lima) Kecamatan: Padang Hilir,  Padang Hulu, Rambutan, Tebing Tinggi Kota, dan  Bajenis.

Berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, kota yang dijuluki kota lemang dimana  rata-rata kepadatan penduduknya  adalah 3,777 orang per kilo meter persegi.

Kota Jasa dan Perdagangan.

Dalam jangka panjang (20 tahun, 2006-2025), Kota Tebing Tinggi akan menjadi: “Kota Jasa dan Perdagangan dengan sumberdaya manusia yang berkualitas“. (Perda No 04 Thn 2006 ttg RPJPD Kota Tebing tinggi.

Sebagai kota jasa dan perdagangan  dengan semboyannya, “Esa Hilang, Dua Terbilang adalah” melakukan suatu usaha untuk mewujudkan cuta-cita dengan sungguh-sungguh tanpa takut menghapi segala resiko”.

Semboyanya ini  memberikan motivasi dalam membangun dan mengembangkan (visi dan misi) kota  Tebing Tinggi yang dapat meningkatkan produktifitas dan Sumberdaya manusia.

lambang1Ke depannya, kota Tebing Tinggi sebagai kota jasa dan perdagangan dalam Pengambilan kebijakan dan  melaksanakan pembangunan membutuhkan sikap keberanian dengan didukung sumberdaya manusia dan profesionalisme serta sikap sungguh-sungguh menjalankannya sesuai dengan makna yang terkandung dalam semboyannya.

Sebagai kota jasa dan perdagangan harus berupaya meningkatkan  pendapatan perkapita daya beli masyarakat, kesempatan berusaha, berkurangnya jumlah penduduk miskin, meningkatnya angka partisipasi kasar dan murni di bidang pendidikan, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Berupaya menciptakan kondisi masyarakat  mampu dan cepat dapat menangkap dan menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan di tataran lokal, nasional dan internasional. Merupakan yang hatus dikejar.

.Tebing Tinggi agar maju dan berkembang ke depannya, harus berupaya menciptakana kondisi ketersediaan infrastruktur perkotaan yang baik, teratur, aksesibel dan berkelanjutan dalam memberikan dukungan fungsi kota dan peningkatan daya saing basis perkotaan.

Usaha masyarakat diantaranya lemang (net)
Usaha masyarakat diantaranya lemang (net)

Hal yang tak kalah pentingnya meningkatnya perkembangan ekonomi kerakyatan, meningkatkan peran serta masyarakat, swasta, perbankan dan lembaga lainnya unt uk mendukung ekonomi kerakyatan, serta menguatnya struktur ekonomi kota dalam sektor jasa, perdagangandan industri, dan meningkatnya pendapatan asli daerah,

Meningkatkan kualitas pendidikan, penguasaan iptek dan nilai-nilai ketaqwaan, perkembangan kreatifitas seni dan budaya sert apeningkatan prestasi olahraga.

.Perkembangan kota  ketika perubahan  terjadi di dalam masyarakat kota, perubahan sosial ekonomi, sosial budaya maupun perubahan fisik.

Kendala yang dihadapi dalam pembangunan perkotaan adalah  keterbatasan kemampuan  menyediakan sarana dan prasarana dalam jumlah yang mencukupi dan yang ter­jangkau masyarakat. Hal ini berkaitan dengan ketersediaan dana dan penguasaan teknologi. Kendala lainnya adalah keterbatasan sumber daya manusia.

Dalam upaya mencapai  pembangunan perkotaan perlu berbagai kebijaksanaan dengan menyelenggarakan pembangunan secara terpadu dengan menciptakan keterkaitan sosial ekonomi yang serasi dan seimbang

Karena itu, pengembangan sistem perkotaan harus diarahkan untuk memantapkan fungsi kota dan keterkaitannya secara fungsional dan spesial agar dapat berfungsi optimal dalam penyediaan pelayanan sosial-ekonomi dalam kota dan untuk kawasan di sekitarnya.

Hal ini dilakukan dengan tujuan dan harapan untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas kota dengan  terlaksananya pusat kegiatan ekonomi secara lebih efektif dan efisiensekali, sekaligus meningkatkan daya dukung perkotaan.

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi juga ketika  menyediakan barang ekonomi bagi penduduknya secara terus menerus yang disertai dengan kemajuan teknologi serta adanya penyesuain kelembagaan, sikap dan ideologi yang dibutuhkan.

Tebing Tinggi sebagai kota jasa dan perdangan perlu  adanya ruang terbuka, estetika kota, tercipta dan terjaganya keamanan. Dengan terwujudnya jalan tol Medan-Tebing Tinggi nantinya akan mempermudah dan mempercepat menuju kota

jasa dan perdagangan, karena lalu lintas perekonomian semakin lancar.  Namun sumberdaya manusia sejak saat ini harus dipersiapkan dengan berbagai keterampilan dan kesiapan mental masyarakat. (Digali dari berbagi sember/Husni Lubis)

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan