Ini Isi Naskah yang Ditandatangani Presiden AS

Sentralberita| Jakarta~Trump menandatangani perintah eksekutif di Kantor Kementerian Pertahanan AS alias Pentagon, setelah dirinya melantik Menteri Pertahanan AS yang baru, Jenderal James Mattis.

Dalam upacara tersebut, Trump mengatakan: “Saya membangun langkah-langkah pemeriksaan baru untuk menjaga AS atas ancaman teroris Islam radikal dari luar. Kami hanya ingin memasukkan orang-orang ke dalam negara kita yang akan mendukung negara kita dan mencintai warganya…”,ujar sebagaimana yang dilancir CNN.

Naskah perintah eksekutif ini dirilis beberapa jam setelah ditandatangani oleh Trump. Berikut beberapa isi dari naskah tersebut:

  • Menghentikan sementara program penerimaan pengungsi selama 120 hari.
  • Melarang menerima pengungsi dari Suriah hingga ada “perubahan penting” yang akan dibuat pemerintah.
  • Menghentikan sementara selama 90 hari kedatangan orang-orang dari Irak, Suriah, dan negara-negara yang dianggap “menjadi perhatian khusus”.
  • Memprioritaskan pengajuan status pengungsi dengan latar belakang penganiayaan agama, utamanya orang-orang yang menganut agama minoritas di negara asalnya.
  • Membatasi jumlah pengungsi sebesar 50.000 pada tahun 2017 – kurang dari setengah seperti yang digariskan Barack Obama, Presiden AS sebelumnya

Comments

Tinggalkan Balasan